Arena MTQ di Bima Tiba-tiba Gaduh, Penonton Ambruk karena Ditusuk

Iklan Semua Halaman

.

Arena MTQ di Bima Tiba-tiba Gaduh, Penonton Ambruk karena Ditusuk

Jumat, 15 November 2019
Ilustrasi.

Bima, Berita11.com— Arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, tiba-tibah menjadi menyeramkan. Warga setempat, Burhan (15 tahun) yang sedang asyik menonton penutupan MTQ, ditusuk orang tidak dikenal, Kamis (14/11/2019) malam.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S. Ik melalui Kasubbag Humas  Polres Bima, IPTU Hanafi mengatakan, akibat ditusuk orang tidak dikenal, korban mengalami luka serius di bagian perut.

Dijelaskan mantan Kaur Reserse Kriminal Polres Bima ini , Burhan tiba-tiba ditusuk oleh orang tidak dikenal saat malam penutupan MTQ Desa Ntonggu sekira pukul 22.30 Wita.

“Tiba-tiba korban Burhan berteriak meminta tolong kepada warga yang sedang menonton penutupan MTQ, sehingga warga yang sedang menonton langsung berhamburan lari keluar untuk menolong korban,” katanya melalui siaran pers Polres Bima, Jumat (15/11/2019).

Setelah mengetahui peristiwa yang dialami korban, sejumlah warga membawa Burhan ke RSUD Kabupaten Bima. Beruntung nyawa korban masih dapat diselamatkan pihak medis.

Dikatakan Hanafi, beberapa menit pascapenusukan korban, Gunawan, remaja 18 tahun, warga Desa Teke Kecamatan Palibelo dikeroyok massa karena dicurigai pelaku pembacokan.  

“Kemudian Bhabinkamtibmas Desa Ntonggu mengamankannya dan langsung dilarikan ke Puskesmas Teke untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena menderita luka lebam pada wajah dan kepala,” katanya.  

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S. Ik melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi memaparkan, atas kejadian tersebut,  Polres Bima mengirim back up Unit Patmor dan  Dalmas serta personel Opsnal.

Personel itu berangkat menuju lokasi kejadian untuk mengamankan TKP dan mencegah agar tidak timbul peristiwa yang mengarah konflik sosial, bentrok antarkampung.
Pihaknya mengimbau keluarga korban dan masyarakat Desa Ntonggu dan Desa Teke  Kecamatan Palibelo agar tidak melakukan aksi balas dendam atas peristiwa di lokasi MTQ. 

“Percayakan sepenuhnya pada pihak kepolisian yang mengusut atau melakukan penyelidikan siapa pelaku pembacokan terhadap korban,” imbau Kapolres dikutip Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi.

Dijelaskannya, saat ini terduga pelaku telah dijemput penyidik Satuan Reskrim Polres Bima di Puskesmas Palibelo Desa Teke Kecamatan Palibelo untuk diperiksa. [MR/AD]