Diduga Asyik Nyabu di Kos Kandai Satu, Dua Pasang Remaja Diringkus Polisi

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Asyik Nyabu di Kos Kandai Satu, Dua Pasang Remaja Diringkus Polisi

Selasa, 26 November 2019
Empat Orang Terduga Pelaku. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Dua pasang remaja yang diduga sedang asyik nyabu di kos-kosan bertempat di lingkungan Kandai Satu Kecamatan Dompu berhasil diringkus anggota Opsnal Satres narkoba Polres Dompu, Senin (18/11/19) malam. 

Dua pasang remaja yang dimaksud diantaranya pria yang masih berstatus pelajar yang juga warga setempat, masing-masing berinisial MP alias A (18) dan DAPP alias A (17).

Sedangkan dua diantaranya wanita masing-masing berinisial ET alias Acha E (20) warga Lingkungan Magenda Kelurahan Potu, dan OR alias Mba R pelajar, (17) warga Dusun Nata Desa Lepadi Kecamatan Pajo.

Kasat Narkoba IPTU Adhar, S. Sos melalui Kasubbag Humas Polres Dompu, IPTU Sabri, SH mengungkapkan, penangkapan kedua pasang remaja itu berawal dari informasi masyarakat bahwa di Kos-kosan tersebut dicurigai sering melakukan penyalahgunaan narkotika.

"Mendapat informasi itu, pada malam hari anggota Ops Satres narkoba melakukan pengeledahan di Kos-kosan itu dan saat penggeledahan, anggota menangkap empat orang yang diduga sedang asyik nyabu," ungkap Sabri.

Selain orang terduga, lanjut Sabri, anggota temukan beberapa barang bukti (BB) disaksikan dua orang warga setempat yakni Abubakar pria 44 tahun PNS dan Nurlatifatun wanita 38 tahun PNS

"Terduga beserta BB kemudian diamankan di kantor Satres narkoba Polres Dompu, guna diproses penyelidikan lebih lanjut," beber Sabri.

Adapun BB yang berhasil diamankan, Satu buah tabung kaca yang di dalamnya masih terdapat kristal bening yang di duga narkotika jenis sabu-sabu, Satu buah plastik klip transparan yang sudah dibuka berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis Sabu-sabu.

Kemudian Satu buah gunting kecil, Dua buah pisau kater, Tiga unit Hp, Empat buah sedotan, Dua buah korek api gas, Satu buah kotak rokok Sampoerna Mild, Buah tutup botol yang sudah dimodif menggunakan sedotan. 

Selain itu, Uang senilai Rp80.000 dengan pacahan satu lembar Rp50.000 satu lembar Rp20.000 dan satu lembar Rp10.000 [NURIS]