Dukung Pelatihan Jurnalistik Dilaksanakan Setiap Tahun, Pemkot Bima Siap Support Kebutuhan Anggaran HIMAKOM

Iklan Semua Halaman

.

Dukung Pelatihan Jurnalistik Dilaksanakan Setiap Tahun, Pemkot Bima Siap Support Kebutuhan Anggaran HIMAKOM

Kamis, 07 November 2019
Suasana Penutupan Pelatihan Jurnalistik yang Diselenggarakan HIMAKOM STISIP Mbojo Bima, Rabu (6/11/2019) Sore.


Kota Bima, Berita11.com— Pemerintah Kota (Pemkot) Bima mendukung penuh pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Mbojo Bima. Bahkan, Pemkot Bima siap mendukung kebutuhan anggaran sehingga kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan.

Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima, Drs H Supratman M.Ap saat menutup pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan HIMAKOM STISIP Mbojo Bima, Rabu (6/11/2019) sore.

“Dengan melaksanakan kegiatan ini menjadi langkah awal kita. Mudah-mudahan, insya Allah Pemkot Bima akan mendorong kegiatan seperti ini menjadi kegiatan tahunan. Insya Allah, kita mendukung kegiatan ini, silakan ajukan proposal. Sesuai mekanisme (kalau) untuk kegiatan tahun depan, bisa diajukan tahun sebelumnya,” ujar H Supratman.

Dikatakannya, Pemkot Bima mengapresasi kegiatan yang diselenggarakan HIMAKOM STISIP Mbojo Bima. Sebagai salah satu alasan mendasar,  bahwa angka literasi di Indonesia secara umum masih rendah. Demikian juga dengan di Kota Bima, angka literasi masih perlu didorong, sehingga Pemkot Bima mendukung kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa. Outputnya mendorong budaya menulis dan membaca.

Dikatakan mantan Kepala BKPSDM Kota Bima ini, budaya membaca masyarakat Indonesia masih sangat jauh dari harapan. Sebagaimana hasil penelitian tentang Most Literate Nations in The World, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01 persen atau 1: 1.000. Indonesia berada pada urutan ke-60 dari total 61 negara.

“Harapan saya minat baca seperti yang disampaikan Ketua STISIP, berkorelasi dengan tulisan. Untuk menghasilkan tulisan yang matang dibutuhkan budaya membaca. Budaya baca juga diselipkan untuk kegiatan seperti ini. Budaya baca untuk membuka isi dunia dan bidaya menulis untuk membuka jendela dunia,” katanya.

Dikatakannya, karena rendahnya budaya membaca dan menulis, menyebabkan rendahnya produksi buku Indonesia, yang hanya 7.000-8.000 per tahun. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Malaysia yang telah mampu memproduksi 10.000 buku . Apalagi jika dibandingkan dengan Jepang dan Amerika Serikat.

“Itu di atas itu. Itu artinya budaya membaca mempengaruhi produksi buku. Di agama kita, Islam juga mengajarkan, yang pertama ayat yang diturunkan iqra, dengan membaca. Karena tanpa membaca kita tidak bisa melihat isi dunia. Kemudian hargailah waktu,” ujarnya.

“Poinnya adalah baca adalah kewajiban, demikian juga menulis. Budaya literasi ini jauh (dibandingkan) dari bangsa lain. Karena dari dulu tidak dibudayakan menulis. Ada istilah jago pantun. Orang orang Indonesia jago budaya pantun. Jadi budaya menulis itu masih sangat langka,” lanjutnya.

Menurut mantan Sekretaris DPRD Kota Bima ini, hingga sekarang kegiatan menulis masih dianggap budaya eksklusif. Karena belum diminati masyarakat luas. Budaya membaca dan menulis digeser perkembangan teknologi. “Mari kita imbangi. Budaya membaca dan menulis juga harus didorong,” katanya.

Sementara itu, Ketua HIMAKOM STISIP Mbojo Bima, Hafid menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Bima dan sejumlah sponsor sehingga kegiatan pelatihan jurnalistik sukses terselenggara.

Kegiatan tersebut diharapkan mendorong minat dan bakat bagi para pelajar dalam memahani jurnalistik. Selain teori, peserta pelatihan mengikuti kegiatan praktik yang sekaligus dilombakan, yaitu tentang news seperti stand up camera, praktik reportase on tv dan penulisan artikel.

Editor in Chief www.Berita11.com Menyerahkan Hadiah kepada Sejumlah Pelajar di Kota Bima, Pemenang Lomba Kategori Reportase. 

Sebelumnya, pimpinan kampus STISIP Mbojo Bima menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Bima dan berbagai pihak sehingga kegiatan HIMAKOM sukses terselenggara. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda rutin dan juga dikolaborasi dengan upaya mendorong minat baca pada kalangan pelajar dan mahasiswa. Hal yang sama juga disampaikan Ketua BEM STISIP Mbojo Bima.

Usai penutupan, akhir kegiatan pelatihan jurnalistik dilanjutkan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba dan sejumlah kegiatan hiburan seperti musikalisasi puisi, penyampaian tentang produk Vivo yang juga merupakan sponsor kegiatan pelatihan jurnalistik. Hadiah untuk pemenang kategori news dan reportase terbaik diserahkan Editor in Chief www. Berita11.com, Fachrunnas. [RD]