Ketua Komisi III DPRD KSB: Camat harus Terbuka soal Dana CSR!

Iklan Semua Halaman

.

Ketua Komisi III DPRD KSB: Camat harus Terbuka soal Dana CSR!

Kamis, 07 November 2019
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat dan Wakil Ketua Komisi III Menyampaikan Catatan saat Bertemu Pihak PT BRL, Rabu (6/11/2019). Foto AWN/ Berita11.com.

Seteluk, Berita11.Com - Camat Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Taufik Hikmawan diminta terbuka mengenai dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikeluarkan PT Bunga Raya Lestari (BRL) yang beroperasi di Bukit Tobang Desa Sateluk Atas KSB.

Hal itu disarankan Ketua Komisi III DPRD KSB, Muhammad Saleh, SE, menyikapi pernyataan Camat Seteluk yang mengaku tidak mengetahui informasi soal dana CSR.

“Saran saya kepada pak Camat, apabila memang bantuan ada, bilang ada, apabila tidak, bilang tidak ada," pinta Ketua komisi III saat Sidak di lokasi proyek Stone Crusher  (pemecahan batu) dan Asphalt Mixing Plant (AMP) PT BRL, Rabu (6/11/2019) siang.

Saat bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan, Ketua Komisi III ini, mengatakan, perusahaan wajib mengeluarkan dana CSR, karena hal itu sudah diatur dalam undang undang. Sebagaimana diatur dalam undang-undang, pemberian bantuan CSR bertujuan membantu dan mensejahterakan masyarakat yang berada di sekitar lokasi tambang tersebut.

“Bicara dana CSR perusahaan wajib hukumnya mengeluarkan dan berikan kepada masyarakat sebesar 3% dari keuntungan. Jadi, perusahaan harus bisa bedakan antara kewajiban dan bantuan,”  jelasnya.

Muhammad Saleh menambahkan, perusahaan harus segera memperbaiki persoalan yang dikeluhkan warga dengan cara mencatat setiap proposal permintaan bantuan masyarakat yang masuk dan melaporkan ke pemerintah baik Pemerintah Camat maupun Pemerintah Desa.

“Camat juga harus lebih terbuka dalam memberikan informasi ke publik khususnya persoalan dana CSR,” ujarnya.



Sementara itu, kepala proyek Syaiful Ulum yang mewakili manajemen perusahaan tersebut kepada Berita11.com menjelaskan, mengenai informasi Camat Seteluk yang mengatakan hingga saat ini belum mendapatkan informasi mengenai dana CSR yang diberikan perusahaan, bertolak belakang dengan kondisi di lapangan.

Syaiful mengungkapkan, pihak perusahaan selalu memberikan bantuan kepada warga, termasuk dalam kegiatan kemasyarakatan.

“Banyak bantuan kita kasih, mulai dari bantuan material pembangunan Masjid, membantu kegiatan sepak bola, kegiatan pramuka, termasuk, pemilihan lurah. Proposal juga sekarang  banyak yang masuk ke kita,” ungkap Kepala Proyek Syaiful Ulum. [AWN]