IPDA Muhammad Sofyan Hidayat, Polisi Berhati Mulia Dirindukan Masyarakat Dompu

Iklan Semua Halaman

.

IPDA Muhammad Sofyan Hidayat, Polisi Berhati Mulia Dirindukan Masyarakat Dompu

Jumat, 22 November 2019
Ka Pol Subsektor Soromandi Polres Bima, IPDA Muhammad Sofian Hidayat, S.Sos. Foto ist

Dompu, Berita11.Com - Siapa yang tak kenal dengan sosok pria IPDA Muhammad Sofyan Hidayat, S.Sos yang saat ini menjabat sebagai Ka Pol Subsektor Soromandi, Polres Bima, Kabupaten Bima. Polisi yang berhati mulia dan berjiwa sosial yang tinggu itu, kini sangat dirindukan olah masyarakat dompu.

Bagaimana tidak, kisah pria pemilik akun facebook Phian Baraduta ini saat bertugas di Mapolres Dompu sempat menggegerkan masyarakat dompu dan mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan dengan aksinya yang suka membantu sesama dan menolong orang-orang yang tidak mampu.

Tak hanya masyarakat dompu pada umumnya, salah satu aktivis dari Direktur eksekutif Insan Cita Institute (ICI) Kabupaten Dompu, Slamat Abadi Sentosa alias Bdel, sebagaimana yang dilansir SUARABBC pada Jumat (22/11) siang, ia sangat merindukan dengan kehadiran sosok pria yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama ini.

Untuk itu, Bdel meminta Kapolda NTB Inspektur Jenderal Nana Sudjana untuk menggeser Inspektur Dua Polisi Muhammad Sofyan Hidayat agar kembali bertugas di Mapolres Dompu.

Menurut Bdel yang juga mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu ini, permintaan tersebut cukup beralasan, mengingat keberadaan Sofyan di Dompu sangat membantu kinerja Polres Dompu didalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Apalagi tambah Bedel, sosok Sofyan bagi teman-teman LSM, aktivis dan masyarakat, adalah sosok yang bisa merangkul dan menjembatani komunikasi sosial yang baik.

“Pak Kapolda, kami minta dengan segala hormat, karena IPDA Sofyan, figur Polisi selama ini yang sangat dekat dan akrab dengan kami dan mampu beradaptasi dengan kami. Dan pada kesempatan ini juga, permintaan kami bukan berarti mengintervensi institusi Kepolisian khususnya Polda NTB, namun dari pada itu murni untuk kemaslahatan masyarakat,” pinta Bdel sembari memohon kepada Kapolda NTB.

Direktur eksekutif ICI ini menyebutkan, itu juga mengulas kembali sosok Sofyan yang berjiwa sosial tinggi. Keberadaannya di Dompu sudah cukup viral baik di media sosial maupun ditengah masyarakat dengan aksi-aksi sosialnya membantu masyarakat kurang mampu, sampai masuk dalam berita nasional KOMPAS TV dan mendapatkan penghargaan.

Masih dilansir dari SUARABBC, Bdel mengatakan, figur Sofyan sudah sangat terkenal disemua elemen masyarakat Dompu, termasuk masyarakat awam. Dan kinerjanya tidak diragukan lagi didalam menjalankan tugasnya sebagai Bhayangkara Negara.

“Tidaklah rugi kalau Kapolda menggeser IPDA Sofyan ke Polres Dompu. Mohon maaf Pak Kapolda, kami bisa berikan garansi atas Sofyan, karena dedikasi, kapabilitas dan integritas nya dapat dipertanggung jawabkan,” ujar Bdel penuh harapan.

Sementara itu, salah satu warga di lingkungan Dorompana Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu, Sukardin alias angker pria 30 tahun juga meminta terhadap Kapolda NTB agar kiranya mendengarkan apa yang menjadi keluahan serta permintaan mereka, karena mereka sebagai masyarakat Dompu sangat merindukan sosok perwira muda yang baik hati.

“Kami betul-betul merindukan polisi yang baik hati dan tidak sombong, selain itu, beliau juga sangat dekat dengan warga masyarakat, tanpa memilah dan memilih derajat seseorang dan status sosial,” ujar angker pada Berita11.Com.

“Pak Sopian, beliau juga dikenal baik oleh kalangan masyarakat awam apalagi anak-anak parkir di Kabupaten Dompu,” sambung Angker.

Tak hanya masyarakat awam, salah satu pengguna media sosial Gaisan Marewo dalam akun facebooknya meneriak “kembalikan Polisi kami” ia meminta dengan penuh harapan terhadap Kapolda NTB untuk bisa menggeser IPDA Muhammad Sofyan Hidayat kembali bertugas di Mapolres Dompu.

“Kepada yang terhormat bapak Kapolda NTB dengan rasa hormat kami Kabupaten Dompu saya mewakili seluruh pemuda kabupaten dompu kami meminta dan memohon kembalikan polisi kami,, kami merasa kehilangan jika kakanda kami Phian Bharaduta tidak ada di wilayah kami, sekali lagi kami mohon kepada bapak kapolda NTB kembalikan polisis kami,” tulis Gaisan Marewo dalam akun facebooknya. [RIS]