Lika-liku Sepeda Motor Hasil Curian, Penadah ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Iklan Semua Halaman

.

Lika-liku Sepeda Motor Hasil Curian, Penadah ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Kamis, 07 November 2019
Terduga Penadah dan Sepeda Motor Hasil Curian Setelah Berhasil Diungkap Tim Buru Sergap Polres Bima.


Bima, Berita11.com— Masih ingat kasus perampokan sepeda motor milik Supardin (25 tahun), warga Kelurahan Rontu Kecamatan Mpunda Kota Bima beberapa bulan lalu? Setelah menangkap pelaku perampokan alias garong, anggota Buru Sergap (Buser) Kepolisian Resor (Polres) Bima berhasil menangkap terduga penadah sepeda motor curian, pria berinisial JN (42 tahun), petani asal Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Rabu (6/11/2019).

Selain sebagai penadah sepeda motor milik warga Kelurahan Rontu, JN diduga merupakan penadah sepeda motor hasil curian lain selama ini di wilayah Bima. Sebelumnya, aparat kepolisian terlebih dahulu sudah menangkap pria berinisial SL alias YG, pelaku perampasan yang tak lain merupakan keponakan JN.

Sumber Berita11.com di Kepolisian Resor Bima menyebutkan, JN ditangkap setelah aparat melaksanakan penyelidikan keberadaan JN. Dari hasil lidik itu, diperoleh informasi jika pria itu sedang berada di kos-kosan sekitar belakang pasar Terminal Desa Tente Kecamatan Woha. Hasilnya, aparat mendapati JN yang tengah duduk memandikan ayam jagonya. Ia kemudian ditangkap tanpa perlawanan.

Setelah itu, anggota Buser juga menggeledah badan terduga dan kamarnya, namun tidak menemukan apa-apa. Kemudian, dari hasil interogasi awal terhadap JN, petani tersebut mengungkapan jika telah menggadai sepeda motor hasil curian kepada temannya bernisia JL alis JU (39 tahun), petani di Bali Dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Tim kemudian meluncur ke wilayah hukum Dompu.

Sekira pukul 17.50, anggota Buser Polres Bima tiba di Dompu dan mengatur pertemua dengan JU di Terminal Ginte, dengan JN menelponnya dan berpura-pura ingin mampir bertemu.

Dari pengakuan JU, bahwa dia ditelpon JN yang meminta bantuan untuk menggadai sepeda motor Jupiter Mx King, kemudian JU menyanggupinya. Setelah sepekan, karena membutuhakan uang, sepeda motor itu kemudian dijual kepada petani di Desa Renda Kecamatan Woja Kabupaten Dompu berinisial IS (55 tahun).

Anggota kemudian mendatangi rumah IS dan tidak ditemukan sepeda motor yang dimaksud. Kemudian diperoleh informasi bahwa IS sedang bekerja di kebunnya di Doro Ncangan Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. Malam sekira pukul 23.30 Wita, aparat kepolisian tiba di gubuk milik IS di Doro Ncanga dan anggota menemukan sepeda motor Jupiter Mx King berwarna merah hitam.

Setelah pengecekan, ternyata sepeda motor tersebut bukan milik korban. Saat anggota Buser singgah di Polsek Manggalewai, setelah pulang daari Doro Ncanga, anggota Buser mendapat informasi bahwa yang dicurigai sepeda motor milik korban ada di rumah org tua menantu dari IS yang berada di Desa Bara Kecamatan Woja. Sepeda motor itu dipakai menantu IS yang berinisial DV.

Sekira pukul 03.30 Wita, anggota Buser tiba di rumah org tua DV dan melakukan pengecekan sepeda motor merek Jupiter Mx warna hijau hitam tanpa plat yang terparkir di ruang tamu.

Setelah pengecekan fisik kendaraan serta nomor rangka dan nomor mesin, dipastikan sepeda motor tersebut milik korban yang dirampok. Setelah itu, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Bima untuk proses lebih lanjut. Pelaku kemudian diserahkan kepada piket Satuan Reskrim di Mako Polres Bima. [AD]