Manfaat Pasir Besi, dari Industri Baja hingga Bahan Baku Industri Semen

Iklan Semua Halaman

.

Manfaat Pasir Besi, dari Industri Baja hingga Bahan Baku Industri Semen

Kamis, 21 November 2019
Ilustrasi.

Bima, Berita11.com— Pasir besi adalah bahan tambang dengan dominasi unsur besi dan umumnya berwarna abu-abu hitam. Umumnya, kegunaan pasir besi sebagai bahan baku industri baja, bahan baku industri semen, bahan dasar tinta kering (toner) dan bahan utama pita kaset, pewarna campuran (filter) untuk cat dan bahan dasar untuk industri magnet permanen.

Berdasarkan sejumlah literatur, buku ganesa bahan galian dan petrologi, mineral utama yang mendominasi pada pasir hitam yaitu magnetit (Fe3O4/FeO.Fe2O3), hematit (Fe2O3), ilmenit (FeTiO3/FeO, TiO2), sedangkan mineral ikutan di antaranya meliputi pirhotit (FeS), pirit (FeS2), markasit, kalkopirit (CuFeS2), kromit (FeO2Cr2O3), almandit (Fe3Al2 (SiO4)3), andradit (Ca3Fe2(SiO4)3), SiO2 bebas, siderit (FeCO3), sedangkan unsur jejak (trace element) antara lain Mn Mg, Na, K,Ni, Cu, Pb, As, Sb, W, Sn, dan V.

Kandungan lain dari pasir besi SiO2, MgO sehingga dimanfaatkan bahan baku untuk industri semen. Pasir besi masuk dalam endapan sedimenter karena mengalami proses perombakan, transportasi, pemilahan, dan pengkayaan.

Ganesa pasir besi

Umumnya, pasir besi berasal dari gunung berapi mengalir melewati sungai, berkumpul di sepanjang sungai, terutama pada lekukan sungai dan mengendap di sungai, muara hingga menuju laut. Ombak yang menyapu sepanjang pantai membuat pasir besi terpilah dan menjadi butiran bebas.

Paisr besi terdapat di sepanjang pantai, terbentuk karena proses penghancuran batuan asal oleh cuaca dan air permukaan, yang kemudian tertransportasi dan diendapkan di sepanjang pantai. Gelombang laut dengan energi tertentu memilah dan mengakumulasi endapan tersebut menjadi pasir besi yang memiliki nilai ekonomis.

Di Indonesia, pasir besi sebagai endapan placer, dijumpai sebagai endapan aluvial pantai. Endapan pasir besi antara lain terdapat di sepanjang pantai barat Sumatera, Pantai Selatan Jawa dan Bali, sejumlah pantai di Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, NTB, Maluku dan Pantai Utara Papua.

Sifat Fisik

Pasir besi berwarna abu-abu hingga kehitaman berbutir sangat halus dengan ukuran antara 75-150 mikron, densitas 2-5 gr/cm3, bobot isi 2,99-4,23 gr/cm dan derajat kemagnetan 6,4-27,16 persen. Pasir besi yang mengandung mineral utama magnetit dicirikan oleh butiran mineral magnetit yang selalu berikatan dengan butiran mineral magnetit lainnya, sehingga membentuk ikatan rantai. [RD]