Polisi Dapatkan Jejak Sepeda Motor yang Dirampok di Objek Wisata Madapangga

Iklan Semua Halaman

.

Polisi Dapatkan Jejak Sepeda Motor yang Dirampok di Objek Wisata Madapangga

Sabtu, 30 November 2019
Aparat Polsek Madapangga Bersama Barang Hasil Perampokan di Sekitar TWA/ Objek Wisata Madapangga yang Diamankan dalam Aksi Tertutup SP Polisi di Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Sabtu (30/11/2019) Dini Hari.

Bima, Berita11.com— Kerja cepat aparat kepolisian di bawah kendali Kapolres Bima, Gunawan Tri Hatmoyo S.IK patut diapresiasi. Belum sampai sepekan, aparat Polsek Madapangga berhasil mencium keberadaan sepeda motor korban perampokan di sekitar objek wisata (Tamat Wisata Alam/TWA) Madapanga milik Ridwan Mahmud, warga Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Rabu malam, 27 November 2019 lalu.

Polisi nyaris berhasil membekuk pelaku perampokan suami istri itu. Sabtu (30/11/2019) sekira pukul 04.00 Wita. Namun terduga pelaku melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor hasil perampokan, sehingga akhirnya personel Polsek Madapangga berhasil mengamankan sepeda motor milik korban yang dirampok di jalan negara sekitar TWA Madapangga.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.IK melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi menjelaskan, personel Madapangga mendapat informasi dari informan bahwa ada seseorang yang mau menjual sepeda motor Yamaha Vixion, kemudian personel Polsek Madapangga sepakat dengan informan untuk melakukan transaksi jual beli motor dengan seseorang di Desa Ngali Kecamatan Belo.

“Setelah disepakati tempat transaksi kemudian sekira jam 04.00 Wita di Jalan Raya Desa Ngali Kecamatan Belo dilakukan transaksi jual beli motor Vixion antara informan dengan salah seorang yang belum dikenal,” kata Hanafi.

Dijelaskannya, saat transaksi tersebut, personel Polsek Madapangga menghampiri informan dan seseorang yang ingin menjual sepeda motor Yamaha Vixion tersebut. Namun, saat personel mendekat, seseorang yang ingin menjual motor itu pergi menghindar karena kemungkinan curiga. Seseorang yang tidak dikenal itu berlari ke kampung dengan meninggalkan sepeda motor Yamaha Vixion yang mau dijual kepada informan.

“Kemudian sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam tersebut dibawa dan diamankan di Polsek Madapangga dan setelah dilakukan pengecekan sepeda motor Yamaha Vixion tersebut identik dengan sepeda motor milik korban,” ujar Hanafi.

Dijelaskan mantan Kaur Reskrim Polres Bima ini, sebelumnya personel Polsek Madapangga, pada Jumat, 29 November 2019 sekira pukul 03.00 Wita di sekitar jalan tani persawahan Desa Monggo Kecamatan Madapangga saat melaksanakan patroli rutin mendapat laporan dari warga setempat bahwa telah melihat sinar lampu senter di jalan tani yang tidak jauh dengan Jalan Raya Bima-Dompu, kemudian personel Polsek mendatangi lokasi tersebut dan tidak menemukan orang di lokasi, akan tetapi menemukan dua unit sepeda motor yaitu satu unit sepeda motor Honda Vario 150, Nomor mesin: KF11E2320512, nomor rangka: MH1KF1121HK325263 dan Honda Supra 125 tanpa nomor polisi Supra X 125, nomor mesin: JB91E3127074, nomor rangka: MH1JB9138CK138352.

Dua unit sepeda motor temuan diamankan di Polsek Madapangga karena diduga hasil kejahatan pencurian yang ditinggalkan oleh pelaku setelah melihat personel Polsek Madapangga yang datang di lokasi tersebut.


Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.IK mengimbau masyarakat Bima yang merasa kehilangan sepeda motor sesuai dengan ciri-ciri identitas seperti yang dijelaskan di atas agar mendatangi Polsek Madapangga dengan membawa serta bukti kepemilikan di antaranya STNK dan BPKB. [MR/AD]