Protes Perekrutan Kasek, Guru dan Pelajar SMA Muhammadiyah Sape Palang Pintu Ruang Kelas

Iklan Semua Halaman

.

Protes Perekrutan Kasek, Guru dan Pelajar SMA Muhammadiyah Sape Palang Pintu Ruang Kelas

Kamis, 28 November 2019
Aksi Protes oleh Pelajar SMA Muhammadiyah Sape Terhadap Sejumlah Persoalan Sekolah Setempat, Kamis (28/11/2019). Sejumlah Guru dan Para Pelajar juga Menyegel dan Memalang Enam Ruangan sebagai Bentuk Protes.

Bima, Berita11.com— Sejumlah guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Sape Kabupaten Bima memalang ruangan kepala sekolah, ruangan BP dan ruang kelas sekolah setempat, Kamis (28/11/2019). Aksi sebagai bentuk protes perekrutan kepala sekolah setempat oleh Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi NTB yang dianggap tidak transparan.

Selain guru, aksi protes juga dilakukan sejumlah pelajar setempat. Dalam aksinya, sejumlah guru menilai, seleksi kepala sekolah di luar prosedur kelembagaan. Para guru menolak pengangkatan Kasek baru karena dianggap masih ada kaitannya dengan kepala sekolah lama.

Dalam aksinya para guru dan pelajar juga meminta transparansi berkaitan utang sekolah Rp182 juta dan menolak pemotongan gaji guru maupun honor guru untuk membayar utang sekolah. Pada aksinya para guru dan siswa memalang dan menyegel enam ruangan, termasuk ruangan BP.


Mantan Kepala SMA Muhammadyah Sape, Arsyad Gani yang juga merupakan tokoh Muhammadyah Sape berkordinasi dengan guru dan pelajar setempat agar membuka palang enam ruangan dan menjamin SK pengangkatan Kasek baru yang dikeluarkan oleh PWM Pronpinsi NTB akan ditunda. Tidak ada pelantikan terhadap Kasek pada 2 Desember 2019 mendatang. Hingga kini SMA Muhammadyah Sape masih dipimpin pelaksana tugas Syahbudin S.Pi.


Setelah sempat dipalang dan ditutup beberapa jam, sekira pukul 13.30 Wita, enam ruangan tersebut kembali dibuka. [MR]