Dua Kepala Daerah di Bima tidak Hadir Stadium General Ketua MK, ini Tanggapan Panitia

Iklan Semua Halaman

.

Dua Kepala Daerah di Bima tidak Hadir Stadium General Ketua MK, ini Tanggapan Panitia

Minggu, 29 Desember 2019
Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Dr Anwar Usman SH MH, Mencatat Pertanyaan Peserta Stadium General yang Digelar di Kampus STIH Muhammadiyah Bima, Minggu (29/12/2019). Foto MR/ Berita11.com.


Kota Bima, Berita11.com— Meskipun sudah diundang, kepala daerah di Kabupaten Bima dan Kota Bima serta pejabat di bawahnya tidak hadir dalam kegiatan Stadium General yang diisi oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) yang digelar di kampus STIH Muhammadiyah Bima, Minggu (29/12/2019).

Ketua panitia stadium general bertajuk Kedudukan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia, Dr Ridwan SH MH berpikiran positif atas sikap kedua pemimpin daerah di Kota Bima dan Kabupaten Bima yang tidak menghadiri kegiatan yang diisi langsung Ketua MK RI tersebut.

“Barangkali ketidakhadiran beliau-beliau, berhalangan ada urusan lain. Tetapi yang jelas kami sesuai dengan standar etik yang luhur, kami tetap harus memberitahukan dan mengundang beliau,” kata Dr Ridwan di kampus STIH Muhammadiyah Bima, Minggu (29/12/2019).

Dikatakannya, pihaknya tidak kecewa karena dua pemimpin daerah di Bima maupun pejabat di bawahnya tidak menghadiri kegiatan tersebut, meskipun telah diundang.

“Ketidakhadiran beliau, kami tidak kecewa, yang terpenting bagi kami adalah mahasiswa kami mendapat suplemen intelektual kehadiran Ketua MK  langsung. Keberadaan pemerintah daerah, hadir tidak hadir  itu bukan masalah, karena tidak didirikan, tidak maju hanya mengandalkan formalitas kehadiran kepala daerah,” tandas doktor muda ini.

Dijelaskannya, orientasi dari kegiatan stadium general sehingga menghandirkan Ketua MK RI merupakan bagian  usaha kampus untuk menghidupkan suasana akademik, suasana ilmiah sehingga mahasiswa atau keluarga besar STIH  dan masyarakat Bima pada umumnya terinspirasi dengan prestasi dan dedikasi pejabat negara asal Bima itu untuk bangsa Indonesia.

“Ada banyak sisi positif yang bisa kita ambil dari rekam jejak beliau. Artinya kerja keras, ketekunan, optimisme, kejujuran, integritas ini adalah nilai-nilai positif yang bisa kita petik dan mudah-mudahan kita bisa terinspirasi oleh kehadiran beliau ini yang paling penting,” katanya.

Tanggapan yang sama juga disampaikan Ketua MK RI, Dr Anwar Usman SH MH. Pihaknya tidak kecewa karena dua kepala daerah maupun pejabat di bawahnya tidak hadir dalam acara stadium general tersebut.

“Tidak kecewa, kemungkinan beliu lagi sibuk. Jangankan ketidakhadiran beliua (Bupati Bima dan Wali Kota Bima), kenapa harus marah? yang menghina saya saja, saya tidak marah,” ujar Anwar Usman. [MR]