Fatimah Penderiat Tumor Ganas Terima Bantuan Fasilitasi Berobat di Mataram dari EF Dompu -->

Iklan Semua Halaman

.

Fatimah Penderiat Tumor Ganas Terima Bantuan Fasilitasi Berobat di Mataram dari EF Dompu

Minggu, 29 Desember 2019
Rombongan Yayasan EF Dompu dan IMB saat menjemput Ibu Fatimah di Rumah Kediamannya di Dusun Ncoha Desa Malaju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu NTB. foto ist

Dompu, Berita11.com - Seorang wanita separuh baya Fatimah warga Dusun Ncoha Desa Malaju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu NTB, Minggu (29/12/2019) menerima bantuan fasilitasi dari Yayasan Endri's Foundation (EF) Kabupaten Dompu selama berobat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB Mataram.

Yayasan EF Dompu bekerja sama dengan Insan Bumi Mandiri (IBM). Dan wanita yang berusia 55 tahun ini langsung diberangkatkan hari ini juga untuk berobat di Mataram didampingi anak angkatnya Nining bersama perwakilan Rhakes dari IBM.

Ketua Yayasan EF Dompu Irfan melalui Sekjend. Andi, kepada Berita11.com mengatakan, sakit, tentu bukanlah keinginan seseorang, terlebih jika orang tersebut terkendala masalah biaya untuk mengobati sakit yang dideritanya.

“Ibu Fatimah mengalami penyakit tumor ganas yang sudah lama sehingga membengkak di bagian mata kirinya, hal itu yang membuat dirinya tak tahan merasakan kesakitan dan hanya bisa terbaring lemas di rumah kediamannya,” ujar Andi.
 
Ibu Fatimah penderita penyakit tumor ganas. 
Andi menjelaskan, Yayasan Endri's Foundation dan IBM membantu fasilitasi keberangkatannya saja mulai dari transportasi dan penginapan serta ditanggung makan dan minumnya selama berobat di sana. 

“Kami melihat tumor dibagian mata Ibu Fatimah sudah semakin parah, mau nggak mau harus segera dibantu,” kata Andi.

Menurut Andi, wanita separuh baya ini belum dikaruniai seorang anak sedangkan suaminya hanya bekerja sebagai petani, selama mengalami penyakit tumor ganas itu, keluarga yang bisa dibilang tidak mampu ini belum pernah menerima bantuan dari pihak manapun.

“Sejauh ini Ibu Fatimah belum pernah dibantu oleh pihak manapun termasuk pihak pemerintah, sebelumnya Ibu Fatimah pernah ke Mataram untuk dioperasi menggunakan bantuan swadaya masyarakat,” terang Andi. [RIS]