Puluhan Rumah Warga di Hu'u Rusak Disambar Angin Puting Beliung -->

Iklan Semua Halaman

.

Puluhan Rumah Warga di Hu'u Rusak Disambar Angin Puting Beliung

Friday, December 6, 2019
Kondisi atap rumah Iwan usai diterjang angin puting beliaung beserta hujan deras. foto ist

Dompu, Berita11.com - Kurang lebih 20 unit rumah di Desa Hu'u Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu NTB mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung beserta hujan, Jumat (6/12/2019) siang.
Kondisi kamar tidur Nurma usai diterjang angin puting beliung. foto ist
Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui salah satu korban Irawan 29 tahun warga setempat, meski peristiwa itu tidak berlangsung lama, namun rumah miliknya mengalami rusak bagian atapnya cukup parah.

“Angin beserta hujan tidak begitu lama, sekitar 30 menit tapi anginnya kencang, hancur bagian atapnya, yang mengalami kerusakan ada kurang lebih 20 rumah,” beber Iwan.

Iwan menjelaskan, bagian atap rumah yang rusak berada pada bagian kamar utama serta ruang keluarga. Dia mengaku, tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban atas peristiwa itu.

“Beruntungnya tidak ada yang korban jiwa, ketika terjadi angin kencang akhirnya semua pada lari keluar rumah,” jelas Iwan.

Penuturan senada disampaikan salah satu korban lainnya Nurma wanita 32 tahun juga warga yang sama, dirinya sempat ketakutan melihat angin disertai hujan yang begitu besar. Saat dihantam angin rumahnya dirinya beserta keluarga langsung lari keluar.

“Memang pada dasarnya saya sudah menduga akan ada angin kencang, makanya kami sudah siap pas anginnya kencang kami semua lari keluar,” cetus Nurma.

Iwan kembali menjelaskan, hingga saat ini, belum ada pihak mana pun yang turun di lokasi kejadian baik Pemerintah Desa setempat maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu.

“Sejuah ini belum ada dari pihak manapun yang turun dan kami berharap terhadap pemerintah agar segera melakukan pengecekan atau cepat memberikan bantuan kpda kami agar rumah kami bisa ditempati lagi,” harap Iwan.

Akibat peristiwa itu, meski tidak ada korba jiwa, namun warga mengalami kerugian mencapai kurang lebih Rp50 juta per unit rumah. [RIS]