Pemukiman Warga Kempo Kembali Digenangi Air -->

Iklan Semua Halaman

.

Pemukiman Warga Kempo Kembali Digenangi Air

Selasa, 24 Desember 2019
Kondisi salah satu rumah warga yang tergenang luapan air. foto Hidayat Berita11.com 
Dompu, Berita11.com - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu NTB selama kurang lebih satu jam setengah membuat sejumlah pemukiman warga tepatnya di RT 04, 05 dan RT 06 Dusun Kesi Desa Talokalo kembali digenangi air, Selasa (24/12/2019) sore.

Luapan air yang masuk ke pemukiman warga setinggi kurang lebih setengah meter. Tak hanya pemukiman warga, sepanjang ruas jalan di desa tersebut penuh dengan genangan air sehingga pengendara baik roda dua maupun roda empat mengalami kemacetan dan lumpuh total.

Salah satu warga setempat, Ketut 56 tahun yang sudah puluhan tahun tinggal di desa tersebut mengatakan, luapan banjir di desa tersebut sudah menjadi langganan setiap kali musim hujan. Selain itu, Ketut mengaku, sumur di sejumlah titik di desa itu hampir semua mengalami kekeringan.  

“Kalau luapan banjir di sini sudah biasa. Bukan hanya masuk ke rumah warga, di jalan raya pun. Itu terjadi setiap tahun. Dan selama saya menempati desa ini sudah hampir 30 tahun, baru kali ini hampir semua Sumur kering,” beber Ketut.
 
Kondisi kendaraan yang mengalami macet total akibat luapan air. Foto Hidayat Berita11.com
Kendati demikian, tokoh pemuda Desa Tolokalo ini berharap agar pemerintah daerah tanggap dan menyiapkan upaya strategis meminimalisasi dampak bencana. “Kalau bisa memang harapan kami banjir tidak sampai meluap. Apalagi sampai masuk rumah warga,” katanya.

Sementara, Nasarudin dan Arujin yang merupakan Sopir Truk, warga Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa sepulang dari Calabai terpaksa berhenti sejenak karena tidak bisa melanjutkan perjalanan terpaksa harus menunggu luapan banjir di ruas jalan itu kembali surut.

“Ya mau gimana lagi, terpaksa kami berhenti dulu, sambil menyaksikan lupan air, untuk menanggulangi luapan air ini, perlu drenase dan jembatan, apalagi ini terjadi setiap kali musim hujan,” kata salah satu sopir.

Beruntung peristiwa ini tidak ada kurigian yang dialami warga, namun sejumlah warga yang memiliki rumah yang digenangi air terpaksa berurusan dengan dengan lumpur yang dibawa arus banjir. [YAT]