Sikapi Hari Anti Korupsi, Front Bangkitlah Gerakan Mahasiswa Gelar Aksi -->

Iklan Semua Halaman

.

Sikapi Hari Anti Korupsi, Front Bangkitlah Gerakan Mahasiswa Gelar Aksi

Sunday, December 8, 2019
Rapat Konsolidasi Persiapan Aksi Front Bangkitlah Gerakan Mahasiswa.


Bima, Berita11.com— Menyikapi Hari Anti Korupsi Sedunia, Front Bangkitlah Gerakan Mahasiswa yang terdiri dari Eksekutif LMND Kabupaten Bima, Api Kartini Kabupaten Bima, FKM Salam, BEM Rema STKIP Taman Siswa Bima akan menggelar aksi di Jalan Negara Lintas Bima-Sumbawa, Senin (9/12/2019).

Koordinator lapangan, Arik Rinaldi menyebutkan, ada lima pernyataan sikap yang akan disampaikan pada aksi itu. Tuntutan utama, meminta pembubaran BPJS dan mendesak pemerintah mewujudkan Jamkeserata.

Adapun tuntutan lainnya, meminta pencabutan undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang SJSN/BPJS, meminta pencabutan Perpes Nomor 75 Tahun 2019,  mendesak transparansi anggaran penerima bantuan iuran (PBI) APBD, peserta BPJS Kesehatan, terkait jumlah penerima dan kriteria penerima khususnya di wilayah Kabupaten Bima, sedangkan poin kelima tuntutan, meminta pemerintah daerah meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan RSUD Sondosia.

“Front Bangkitlah Gerakan Mahasiswa akan mendesak pemerintah daerah karena tidak pernah membuka seluas luasnya terkait anggaran penerima bantuan iuran, jumlah penerima serta kriteria penerima (PBI BPJS Kesehatan) di Kabupaten Bima,” kata Arik melalui pesan Whatshapp, Minggu (8/1/2/2019) sore.

Dikatakannya, pemerintah daerah saat ini tidak pernah berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan RSUD Sondosia, sesuai yang diamanatkan konstitusi yakni pasal 28 H dan pasal 34 UUD 1945. “Seharusnya pemerintah daerah harus berupa semaksimal mungkin meningkatkan kualitas RSUD Sondosia lewat APBD,” katanya.

Arik menambahkan, sesuai Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009, pemerintah daerah diwajibkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “Tapi saat ini tidak ada perubahan yang signifikan dari awal terbangunnya RSUD Sondosia 2009-2019 sampai sekarang,” katanya. [RD]