Uang Nasabah BRI di Kabupaten Bima hilang karena Skimming? Ini Penjelasan Kepala Bank

Iklan Semua Halaman

.

Uang Nasabah BRI di Kabupaten Bima hilang karena Skimming? Ini Penjelasan Kepala Bank

Kamis, 26 Desember 2019
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bima. Foto US/ Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Uang dalam rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) milik seorang warga Kabupaten Bima tetiba hilang. Padahal dia tidak melakukan penarikan melalui mesin ATM maupun menggunakan buku.

Warga Kabupaten Bima yang enggan namanya disebut mengaku, uangnya Rp16 juta dalam rekening tetiba hilang. Ia pun terpaksa melaporkan peristiwa itu kepada petugas BRI.

“Tiba-tiba hilang. Jadi saya baru mau melaporkan ini, ada 16 juta. Memang akhir-akhir ini ada banyak kasus skimming,” katanya di Kota Bima, Kamis (26/12/2019).

Kepala BRI Bima, Ahmad Mikail mengatakan, pihaknya belum menerima laporan perihal dugaan skimming tersebut. Akan tetapi pihaknya menyarankan kepada warga pemilik rekening yang diduga dijebol karena kejahatan skimming agar segera melaporkan kejadian itu kepada BRI.

“Untuk kartu ATM bisa ganti pin. Kalau memang skimming, kalau ada laporan, nanti kita konfirmasi. Kalau terindikasi skimming nanti kartu ATM langsung diganti, ganti kartu ATM, ganti pin. Kalau sudah hilang, kalau terbukti skimming diganti,” katanya.

Baca juga:

Diakuinya, akhir-akhir ini beredar informasi penipuan yang mengatasnamakan perbankan. Pihaknya mengimbau masyarakat atau nasabah BRI jika curiga menjadi korban skimming agar melapor ke BRI.

“Untuk edukasi, telepon saja call center (BRI) biar kartunya bisa diblokir, kalau bertepatan Sabtu atau Minggu. Senin baru bisa kita buka blokir, buatin kartunya,” katanya. [RD]