Amarah Bupati, Demo Sang Kades dan BPD hingga Aksi Jarah Warnai Protes Pupuk di Bima

Iklan Semua Halaman

.

Amarah Bupati, Demo Sang Kades dan BPD hingga Aksi Jarah Warnai Protes Pupuk di Bima

Jumat, 10 Januari 2020
Aksi Warga Desa Donggobolo Menjarah Pupuk Urea untuk Petani Desa Lain. Dokumen Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Ratusan petani di Desa Donggobolo Kecamatan Woha Kabupaten Bima menjarah truk yang memuat pupuk untuk petani Desa Tonggondoa dan Desa Dore Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Jumat (10/1/2020).

Massa dipimpin Taufik alias Afik menghadang dua truk yang memuat pupuk. Aksi massa dimulai pagi hari dan berlanjut hingga sore hari. Para petani menunggu truk yang melintas di Jalan Negara Lintas Bima-Sumbawa di persimpangan desa setempat.

Pada Jumat siang, para petani Desa Donggobolo menurunkan kurang lebih 400 sak pupuk subsidi dari truk dari arah Kecamatan Bolo saat melintas di desa setempat. Sehari sebelumnya, ratusan petani di desa Donggobolo juga menghadang tiga truk yang memuat pupuk bersubsidi untuk petani Desa Tolotangga Monta saat melintas di desa setempat, Kamis (9/1/2020). 

Pada bagian lain, Persatuan Pemuda Pro Rakyat Petani menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Bima, di Jln Lintas Bima-Sumbawa Dadibou Woha. Massa yang dikoordinir Imam H mendesak Pemkab Bima mengevaluasi kinerja Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3).

Selain itu, massa Persatuan Pemuda Pro Rakyat Petani juga mendesak Pemerintah 
Kabupaten Bima dan KP3 meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi hingga tingkat petani.

“Pemerintah Kabupaten Bima dan KP3 bekerja nyata mengawasi pupuk bersubsidi, bukan hanya memberikan pernyataan di media sosial,” teriak Imam, Korlap massa.

Menurut Imam, pada awal tahun 2020 dan awal musim tanam, rakyat tani Kabupaten Bima mengalami kelangkaan pupuk yang sangat hebat, hingga persoalan tersebut melanda hampir setiap kecamatan di Kabupaten Bima.

Aksi BPD, Kepala Desa hingga Blokade oleh Petani di Bolo dan Madapangga

Aksi penghadangan dan protes masalah kelangkaan pupuk bersubsidi yang berakhir dengan aksi blokade jalan, bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Bima. Namun sudah sering dilakukan para petani seperti di Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, Kecamatan Madapangga dan Kecamatan Monta.

Pada Rabu (8/1/ 2020) puluhan petani Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima yang dikoordinir Wildan menutup ruas jalan di desa setempat, sebagai bentuk persoalan pupuk.

Massa mendesak distributor pupuk di wilayah Kabupaten Bima, CV Rahmawati berpihak ke pengecer pupuk yang berada di Desa Rade. Selama ini, perusahaan ditributor itu tidak adil dalam membagikan kuota pupuk kepada pengecer, sehingga juga menjadi persoalan pada tingkat petani.

Aksi serupa, penutupan ruas jalan negara memprotes masalah kelangkaan pupuk  dilakukan masyarakat Desa Tambe Kecamatan Bolo, Selasa (7/1/2020) lalu. Massa yang dikoordinir  Ketua BPD setempat,  Buyung S. Pd menyorot  adanya perbedaan menyolok harga pupuk yang dijual kepada petani hingga Rp150 ribu per zak. Padahal harganya hanya Rp95 ribu. Akibatnya, para petani yang masih menghadapi persoalan ekonomi harus mengeluarkan biaya besar.

Sehari sebelumnya, pada Senin (6/1/2020), puluhan warga Desa Timu Kecamatan Bolo yang dikoordinir kepala desa setempat memblokade jalan ruas negara hingga satu jam, tak jauh lokasi fit and propertest calon bupati dan calon wakil bupati Bima yang diselenggarakan Partai Gerindra berlangsung. Massa mendesak jawaban pemerintah daerah atas persoalan krisis pupuk yang dihadapi para petani. Massa juga mendesak agar Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE menemui mereka.

Tak ayal aksi massa membuat gusar Bupati Bima. Video ketegangan antara Bupati Bima dengan Kepala Desa Timu dan massa yang menutup ruas jalan saat protes masalah pupuk beredar luas dan dibagikan banyak orang.

Pada bagian lain, Kepala Dinas  Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Ir Indra Jaya menyebutkan pupuk subsidi dan nonsubidi dalam kondisi tersedia di Kabupaten Bima. bahkan ia menyatakan stok yang tersedia 1148 ton siap salur. [RD]