BB Truk Berisi 18 Kubik Kayu RC yang Ditahan PHBK Akhirnya Dilepas BKPH TPS

Iklan Semua Halaman

.

BB Truk Berisi 18 Kubik Kayu RC yang Ditahan PHBK Akhirnya Dilepas BKPH TPS

Sabtu, 04 Januari 2020
BB truk bermuatan 18 kubik kayu RC saat terparkir di depan BKPH TPS Kabupaten Dompu. foto ist
Dompu, Berita11.com - Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan Tofo Pajo Soromandi (BKPH TPS), Kabupaten Dompu NTB akhirnya melepas Barang Bukti (BB) satu unit truk bernomor polisi E 9314 HD berisi 18 kubik kayu Rimba Campuran (RC), Sabtu (4/1/20).

Sebelumnya, BB yang berasal dari Calabai Kecamatan Pekat hendak menuju Kabupaten Bima itu ditahan oleh tim Pengamanan Hutan Berbasis Komuniti (PHBK) Kabupaten Dompu di depan gudang Bulog Desa Manggeasi pada Kamis (3/1/20) malam, sekira pukul 23.40 Wita.

Namun setelah dilakukan lacak balak bersama pihak-pihak terkait sehingga terbukti bahwa BB truk yang berisi 18 kubik kayu RC tersebut memang bersumber dari lahan milik masyarakat.

Hal itu juga dibenarkan salah satu Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB, BKPH TPS, Zulkarnain saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Sabtu (4/1/20) siang.
 
PPNS dari DLHK Provinsi NTB BKPH TPS Zulkarnain saat menyerahkan kembali berkas pemilik kayu kepada sopir. foto ist
Menurut Zulkarnain, BB truk yang berisikan 18 kubik kayu RC memang benar telah dilakukan lacak balak pada Jumat (3/1/20) kemarin.

“Kemarin, sudah kami melakukan penelusuran asal usul (lancak balak). Hasilnya, terbukti 18 kubik kayu itu dari lahan masyarakat,” ungkap Zulkarnain.

Berdasarkan hasil ini pun, lanjut Junalkarnain, telah membuktikan bahwa 18 kubik kayu RC tersebut legalitasnya jelas dan itu juga dibuktikan dengan adanya kelengkapan administrasinya. 


“Itulah alasan kenapa kami sudah melepas BB itu,” terang Zulkarnain. [RIS]