Bupati Dompu Lepas Lahan Kelapa jadi Milik Umum, Diduga Pemicu Tewasnya Habibi

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Dompu Lepas Lahan Kelapa jadi Milik Umum, Diduga Pemicu Tewasnya Habibi

Selasa, 28 Januari 2020
Petugas dari jajaran Polres Dompu sedang olah TKP. Foto ist
Dompu, Berita11.com - Lahan kelapa yang dilepas Bupati Dompu Drs H. Bambang M Yasin untuk dijadikan pelabuhan Nusantara berlokasi di Dusun Matompo Desa Mbuju Kecamatan Kilo diduga jadi pemicu tewasnya Habibi.

Hal itu, diungkapkan Kapolsek Kilo IPTU Rudolfo R.DE Aroujo dalam rekaman yang dikirim PAUR Kasubag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah di dalam group WhatsApp Humas Polres dan rekan pers, Selasa (28/1/20) malam sekira pukul 18.35 Wita.

Dalam rekaman itu, Kapolsek menjelaskan, saat upacara hari guru tahun lalu, Bupati Dompu pernah mengatakan bahwa lahan dan kelapa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tewasnya korban telah dilepas dan diberi kesempatan untuk umum sebelum dibangunkan pelabuhan Nusantara.

"Itu kelapa, pada saat upacara KORPRI di lokasi itu (TKP, red) Bupati pernah menyampaikan bahwa lokasi dan kelapa itu bisa dipakai dan dimakan bersama sehingga masyarakat itu memanfaatkan kelapa itu," ungkap Kapolsek.

Menurut Kapolsek, Akader Seh Sale yang merupakan orang tua tersangka pembunuhan inisial MS telah di SK kan Bupati Dompu untuk menjaga wilayah lahan perkebunan untuk dijadikan pelabuhan Nusantara itu.

Meski demikian Habibi sebelumnya telah meminta izin ke orang tua pelaku, namun pelaku tak mau terima atas jawaban korban yang mengatakan bahwa kelapa di lahan itu bebas untuk siapa pun yang mau memakannya karena begitu bahasa bapak Bupati Dompu.

"Anaknya (pelaku, red) nggak terima  akhirnya meninggalkan lokasi dan datang kembali bersama bapaknya, sampai di lokasi, tersangka menegur korban dengan kalimat kenapa sih kalian ini ambil terus, kemudian korban menjawab apa mau mu, saling cekcok kata-kata itu saja akhirnya tersangka keluarkan sangkur di perutnya kemudian ditusuk korban sebanyak dua kali kena lehernya dan di punggungnya," beber Rudolfo.

Pasca peristiwa mengenaskan itu, rumah milik orang tua tersangka, karena tersangka masih tinggal bersama orang tuanya jadi sasaran amukan warga dibakar hingga rata dengan tanah, sementara tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Dompu. [RIS]