Diduga Tabung Gas LPG Meledak, Ruko Milik H Arsaidin Hangus Terbakar -->

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Tabung Gas LPG Meledak, Ruko Milik H Arsaidin Hangus Terbakar

Sunday, January 19, 2020
Kondisi barang H Arsaidin setelah hangus terbakar. Foto ist
Dompu, Berita11.com - Ruko milik H Arsaidin 65 tahun yang juga pensiunan PNS yang beralamat di Dusun Sonco Kahoro Desa Rite Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, hangus terbakar, Minggu (19/1/20) dini hari sekira pukul 01.30 Wita.

Peristiwa naas yang menimpa keluarga H Arsaidin itu, diduga berawal dari tabung gas Liquified Petroleum Gas (LPG) yang dijual berukuran 3 Kg mengalami bocor dan meledak, akibatnya merambat ke aliran listrik sehingga terjadi kebakaran.

Kapolres Bima Kota melalui Kasubag Humas, AKP Hasnun mengatakan, selain gas LPG barang-barang jualan yang ada di lantai bawah hangus terbakar bahkan pintu ruko yang terbuat dari rolling door jebol akibat ledakan.

"Ruko yang berlantai dua dimana banyak barang dagangan, tabung LPG dan yang lain berada di lantai 1, ruko tersebut memakai pintu rolling door dengan rangka besi terpental, sedangkan H. Arsaidin bersama istrinya Hj. Suriati tidur di atas lantai dua," ungkap Hasnun.

Sebelum diketahui warga, lanjut Hasnun, terlebih dahulu terdengar suara ledakan yang cukup keras sebanyak dua kali sehingga masyarakat sekitar spontan keluar berhamburan dan mencari sumber ledakan, akan tetapi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terlihat api sudah membesar membuat warga setempat panik.
Kodisi H Arsaidin beserta istri. Foto ist
"Warga keluar berhamburan dan melihat pintu ruko sudah terpental berjarak beberapa meter dari tempat kejadian sehingga mengenai dinding rumah panggung hingga jebol yang ada di seberang jalan ada beberapa bekas pintu yang lain juga ikut terpental," jelas Kasubbag Humas Polres Bima Kota.

Sementara, keluarga pemilik ruko H Arsaidin beserta istrinya, ketika mendengar ledakan itu terpaksa lari keluar menerobos api yang sedang berkobar sehingga mengalami luka bakar disekujur tubuh yang cukup serius dan dilarikan ke RSUD Bima Kota untuk perawatan intensif.

"Masyarakat sekitar membantu memadamkan api dengan alat seadanya hingga datang Damkar Kecamatan Ambalawi dan sekitar pukul 03.00 api dapat dipadamkan secara bersama, keluarga korban saat ini sedang dirawat di rumah sakit," kata Hasnun.

Akibat kejadian itu, keluarga korban, selain mengalami luka bakar yang cukup serius, juga mengalami kerugian materil diperkirakan mencapai lebih kurang Rp120.000.000. [RIS]