Dinilai Gagal Kelola PAD, HMI Cabang Dompu Desak HBY Copot Pimpinan Perusda -->

Iklan Semua Halaman

.

Dinilai Gagal Kelola PAD, HMI Cabang Dompu Desak HBY Copot Pimpinan Perusda

Tuesday, January 21, 2020
Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu Drs. Gaziamansyuri saat menyampai. Foto Poris Berita11.com
Dompu, Berita11.com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu, Selasa (21/1/2020) siang mendesak Bupati Drs. H. Bambang M. Yasin (HBY) untuk segera mencopot Nasrul Hanif dari jabatannya sebagai pimpinan Perusahan Daerah (Perusda) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Dompu.

Massa aksi dari HMI Cabang Dompu meninilai bahwa Nasrul Hanif telah gagal mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Perusda atau BUMD. Tak hanya itu, HMI juga meminta HBY untuk segera mengevaluasi kembali kinerja Kepala Perusda atau BUMD.

Menurut koordinator lapangan (Korlap) Muhammad Yusuf, selama beberapa tahun belakangan ini Perusda tidak ada kontribusi nyata untuk daerah, untuk itu, mereka meminta pimpinan Perusda memberikan klarifikasi secara terbuka agar masyarakat lebih khusus Kabupaten Dompu biasa mengetahuinya.

"Kami meminta terhadap Bupati agar pimpinan Perusda memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan secara terbuka terkait laporan pertanggungjawaban pengelolaan Perusda sejak tahun 2015 sampai 2019 lalu," ungkap Korlap.

Sementara, Ketua umum HMI Cabang Dompu Caca Handika dalam orasinya mengatakan, idealnya Perusda seharusnya bisa membangun memberikan kesejahteraan bagi daerah lebih atau bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Perusda adalah sebuah perwujudan dari peran pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah, akan tetapi dalam perkembangannya Perusda justru menjadi salah satu masalah keuangan daerah," teriak Caca.

Caca menilai, sejumlah Perusda yang ada di Kabupaten Dompu seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Teka Sire Kecamatan Manggelewa dan Wisma Praja tidak memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.

"Tidak hanya gagal menjadi sumber penerimaan dan peningkatan PAD malah Perusda hanya membebani keuangan daerah karena di setiap tahunnya daerah tetap mengucurkan modal terhadap beberapa BUMD tersebut," ujar Ketua umum HMI Cabang Dompu.

Usai melakukan orasi secara bergantian, Sejumlah massa aksi diterima Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah, Muhammad Iksan, SST, Kabag Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah, A Halik, BA dan Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Drs. Gaziamansyuri untuk melakukan dialog di depan pintu gerbang Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu.

Dalam dialognya, Drs. Gaziamansyuri memberikan apresiasi terhadap massa aksi atas kepeduliannya dalam mengontrol pelaksanaan kinerja pemerintah dalam mengelola hasil PAD yang bersumber dari hasil Perusda.
Massa aksi dari HMI Cabang Dompu saat menyampaikan aspirasi. Foto Poris Berita11.com
"Kami sangat berterima kasih terhadap adik-adik mahasiswa yang sudah memberikan perhatian serius dalam kelangsungan PAD untuk kemajuan Daerah Kabupaten Dompu," ujar Gaziamansyuri.

Gaziamansyuri menjelaskan, bahwa untuk saat ini Kepala Perusda sedang berada di luar daerah untuk itu, pihaknya berjanji akan menyampaikan atas tuntutan massa aksi dan membahas secara serius.

"Direktur Perusda saat ini sedang bertugas di luar daerahn yaitu di Mataram, untuk itu, kami dari Asisten Administrasi Sekretariat Daerah akan menyampaikan tuntutan ini ketika Direktur Perusda sudah kembali ke daerah," janjinya.

Menurut Gaziamansyuri, persoalan tersebut telah dibahas dalam rapat konsultasi dan koordinasi Pemda dengan pimpinan perusahan pada akhir bulan November tahun 2019 lalu, bahwa pada kesempatan itu, pihaknya meminta terhadap pimpinan perusahaan daerah untuk segera melakukan rapat dengan pemegang saham.

"Kami juga sudah membahas persoalan ini dalam rapat akhir tahun lalu, terkait anggaran Perusda untuk akhir tahun berdasarkan pernyataan yang disampaikan Inspektorat," bebernya.

"Kami akan menindaklanjuti dan kami akan memperbaiki, sekiranya, menejemen Perusda perlu diperbaiki, kita perbaiki semua dan ditingkatkan, bila perlu diganti, yaa kita ganti saja," sambung Gaziamansyuri.

Menyikapi tuntutan atau aspirasi yang disampaikan HMI Cabang Dompu, Gaziamansyuri berjanji bakal memanggil sejumlah pimpinan Perusda yang ada di Kabupaten Dompu.

"Dalam waktu dekat saya akan memanggil pimpinan Perusda bersama Inspektorat untuk menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan adik-adik mahasiswa," tegas Gaziamansyuri. [RIS]