Proses Dugaan Nyeleweng ADD Desa Rababaka, Tinggal Tunggu Penghitungan Dinas PU -->

Iklan Semua Halaman

.

Proses Dugaan Nyeleweng ADD Desa Rababaka, Tinggal Tunggu Penghitungan Dinas PU

Wednesday, January 22, 2020
Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Dompu Muhammad Sulham, SH usai memberikan keterangan pers. Foto Poris Berita11.com

Dompu, Berita11.com - Soal kasus dugaan penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Desa Rababaka Kecamatan Woja tahun anggaran 2018 yang dilaporkan warga beberapa bulan lalu, hingga saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Dompu NTB masih menunggu hasil penghitungan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) atas temuan kerugian negara.

Hal itu disampaikan Kasi Intelijen Kajari Dompu Ahmad Sulham, SH kepada awak media saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (22/1/20) siang.

Menurut Sulham, dari keseluruhan yang diindikasikan penyelewengan ADD berdasarkan laporan warga, bahwa proses penyelidikan dari pihak Kejari Dompu dipastikan telah rampung semua.

“Dari kita, saya bisa nyatakan sudah selesai, sudah rampung semua, tinggal hasil penghitungan dari Dinas PU yang akan diserahkan ke Inspektorat, kemudian Inspektorat akan memberitahukan ke kita berapa banyak kerugian negara yang ditemukan,” jelas Sulham.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), lanjut Sulham, pihaknya tetap berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak Inspektorat, bahkan telah melayangkan surat agar segera memberitahukan hasil penghitungan itu, namun yang pasti, menurut Sulham, indikasi penyelewengan ADD dipastikan ada, hanya saja angkanya belum diketahui.

”Kerugiannya sudah ada, berkisar ratusan juga, cuma nominalnya belum bisa kami pastikan,” beber Sulham.

Sulham menegaskan, jika proses sudah masuk dalam tahapan Kejaksaan, oknum kepala desa yang diduga menyelewengkan ADD, sudah tidak ada lagi ruang untuk mengembalikan kerugian negara melainkan proses tersebut akan terus berjalan.

“Kalau dari kita, tidak diberikan waktu untuk mengembalikan kerugian itu, kecuali, itu pemeriksaan rutin, itu baru ada tenggang waktunya, kalau sudah masuk begini, dari kita tidak ada, karena permintaan audit ini kan dari kita,” beber Sulham.

Sulham berjanji, berhubung saat ini Kasi Pidsus Kejari Dompu sedang berada di luar daerah (Mataram) yang sebenarnya pada pekan ini berencana untuk melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PU. Akhirnya ditunda dan diperkirakan pekan depan akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PU, apalagi kasus tersebut, kata dia, secepatnya harus diselesaikan.

“Jika pada minggu ini belu juga datang hasil penghitungan itu, kebetulan kasi Pidsus juga sedang berada di luar daerah, Minggu depan kami akan melakukan koordinasi lagi dengan pihak Dinas PU untuk mempercepat proses ini, karena ini sesuatu yang harus segera diselesaikan,” janji Sulham. [RIS]