Dugaan Pungli SDN 23 Dompu Itu tidak Benar, Ini Klarifikasinya

Iklan Semua Halaman

.

Dugaan Pungli SDN 23 Dompu Itu tidak Benar, Ini Klarifikasinya

Senin, 27 Januari 2020
Kepala SDN 23 Dompu Andi Hasan, S.Pd usai memberikan keterangan pers. Foto RIS Berita11.com
Dompu, Berita11.com - Terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang sempat mencuat dan menyita perhatian publik beberapa hari terakhir ini, sebagai mana yang dilansir Lensabima.com yang menyatakan pihak SDN 23 Dompu diduga memotong bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) itu tidak benar.

Hal itu diklarifikasikan Kepala SDN 23 Dompu Andi Hasan S.Pd saat diwawancara oleh sejumlah awak media di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Senin (27/1/20) siang sekira pukul 11.30 Wita.

Menurut Kepala SDN 23 Dompu bahwa munculnya dugaan Pungli yang beredar itu, karena diduga ada oknum yang ingin sengaja menyerang sekolah dan ingin menjatuhkan dirinya, selain itu, pihak orang tua siswa belum mengetahui bahwa pencairan bantuan PIP itu sebenarnya dengan cara bertahap.

"Itu tidak benar, akhir Desember 2019 lalu, pencairannya sudah klir, untuk tahun ini, baru sebagian yang cair, tidak semua siswa dicairkan, di situ mungkin mereka menduga ada permainan karena mereka bertanya kenapa anak-anaknya tidak masuk dalam rekening," jelas Kepala SDN 23 Dompu.

Andi mengaku, hal itu disebabkan karena kesalah pahaman dan miskomunikasi antara orang tua siswa dan pihak sekolah, ia menyadari, pihaknya tidak pernah menginformasikan ke orang tua siswa tentang proses pencairan bantuan PIP sehingga muncul asumsi lain.

"Ini hanya salah paham, kemarin saya sudah memberikan pemahaman ke orang tua wali yang ada, dan merekapun (orang tua wali, red) baru mengerti, semua permasalahannya sudah selesai kok," pungkasnya. [RIS]