Gadis di Bima jadi Budak Sex Pejabat Fungsional sejak SMP, Foto dan Videonya Disebar saat jadi Mahasiswa

Iklan Semua Halaman

.

Gadis di Bima jadi Budak Sex Pejabat Fungsional sejak SMP, Foto dan Videonya Disebar saat jadi Mahasiswa

Selasa, 14 Januari 2020
Ilustrasi Korban Pedofil.

Bima, Berita11.com— Kasus ekploitasi anak untuk seks kembali terjadi di Bima. peristiwa tidak enak itu dialami Mawar (bukan nama sebenarnya). Ia menjadi korban budak seks yang diduga dilakukan AMJ, oknum pejabat fungsional di wilayah Kabupaten Bima.

Ironis, perbuatan oknum pengawas pendidikan tersebut justru diduga didukung oleh FN, istri terduga pelaku tersebut. Keduanya diduga kelainan seks. Mawar mengaku perbuatan cabul yang dialami terjadi sejak ia duduk di bangku SMP tahun 2014 lalu dan berlanjut hingga tahun 2019.

Ketika ia masuk di bangku kuliah, AMJ tetap memaksakan untuk menjadi budak seks oknum pengawas itu. Namun ia menolak, hingga foto dan videonya disebar oleh oknum itu sekira November 2019 lalu. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada aparat Kepolisian Resor Bima Kota, pada Rabu (6/1/2020) lalu.

Saudara korban berinisial R mengungkapkan, jika mengungkapkan, telah melaporkan kasus tersebut kepada Polres Bima Kota. Bahkan adiknya telah diambil keterangan awal oleh pihak penyidik.

Kasus pemaksaan terhadap Mawar terjadi selama enam tahun. Mawar tak mampu melawan karena selalu diancam jika foto dan videonya akan disebar. Hingga setelah tumbuh menjadi remaja, ia memutuskan keluar dari rumah itu dan tinggal di kos-kosan di Kota Bima.

“Kasusnya telah kami laporkan secara resmi kepada pihak Polres. Saya juga dimintai keterangan sebagai saksi,” ujarnya kepada wartawan.

Dikatakannya, sebagaimana keterangan korban, kasus itu dialami adiknya sejak SMP. Peristiwa itu terjadi ketika Mawar dititpkan kepada Pasutri yang dikenalnya baik. Karena Mawar harus melanjutkan studi di Rupe, sementara desa asal Mawar jauh dari sekolah itu. Eksploitasi itu kemudian berlanjut setelah Pasutri AMJ dan FN memboyong Mawar tinggal di rumah mereka di Kota Bima.

Tak jarang AMJ melucuti pakaian Mawar dan memaksakan untuk  melayani birahinya. Mirisnya, perbuatan itu seolah didukung oleh FN, istri dari MJ. FN diduga yang merekam video dan mengambil foto peristiwa cabul itu dilakukan suaminya.

Pelaporan kasus eksploitasi anak dan penyebaran konten porno itu diakui Kasat Reserse Kriminal Polres Bima Kota, IPTU Hilmi Prayugo, S.I.K. Pihaknya akan menindaklanjuti laporan korban.  

AMJ dan FN adalah dua pejabat fungsional. FN menjabat kepala sekolah di Kecamatan Langgudu.

Hari-hari sulit ingin dilupakan Mawar hingga akhirnya ia memutuskan keluar dari rumah kedua Pasutri itu di Kelurahan Mande Kota Bima. namun apa lacur, nasib telah menjadi bubur.  Oknum pejabat itu diduga menyebarkan foto dan video saat ia dieksploitasi untuk memuaskan nafsu sang pejabat itu. [AD]