Gara-gara Kelapa Muda, Nyawa Seorang Pria di Kilo Melayang

Iklan Semua Halaman

.

Gara-gara Kelapa Muda, Nyawa Seorang Pria di Kilo Melayang

Selasa, 28 Januari 2020
Korban pembunuhan usai dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Kilo. Foto ist
Dompu, Berita11.com - Nasib naas dialami seorang pria Habibi warga Dusun Pesisir Desa Mbuju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu NTB menjadi korban pembunuhan setelah cekcok gara-gara kelapa muda.

Nyawa seorang pria berusia 31 tahun ini melayang dari tangan seorang pria berinisial MS warga Dusun Matompo Desa yang sama, Selasa (28/1/20) siang sekira pukul 11.00 Wita.

Menurut Kapolsek Kilo IPTU Rudolfo R.DE Aroujo, peristiwa itu berawal dari korban bersama temanya pergi makan kelapa di Dusun Pantai Biru, namun sebelumnya, korban sempat meminta izin ke orang tua pelaku yakni Akader Seh Sale.

Namun sebelum sampai ke atas dan memetik buah kelapa, tiba-tiba datang pelaku yang merupakan anak kandungnya, kemudian melarang hingga terjadi cekcok diantara keduanya.

"Saat memanjat kelapa, datanglah anak pemilik kelapa MS tegur dengan bahasa "Aina Ngaha Ni'u" artinya (jangan makan kelapa) kalau mau naik kelapa minta ijin dulu sama pemiliknya, dijawab sama korban kelapa ini bebas siapa pun yang mau memakannya karena begitu bahasa bapak bupati dompu, dijawab sama pelaku," ungkap Rudolfo.

Merasa kesal dan tak terima jawaban korban, lanjut Rudolfo, akhirnya pelaku balik ke rumah guna mengambil sebilah sangkur untuk digunakan menusuk leher atau membunuh korban.

"Pelaku merasa kesal dan bilang ke korban "udah naik sudah kelapa itu tunggu saya sebentar" seketika pelaku balik ke rumahnya ambil sebilah sangkur, kemudian kembali ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) langsung menusuk korban di bagian leher sebelah kiri dan bagian punggung, setelah  melakukan penusukan pelaku sempat melarikan diri," terang Kapolsek.

Namun selang beberapa jam kemudin, pelaku berhasil dibekuk aparat kepolisian dan pelaku kini telah digiring ke Mapolres Dompu guna melakukan proses penyidikan lebih lanjut. [RIS]