Isyarat “Kartu Merah” DPD Gerindra NTB untuk Legislator Terbelit Kasus PKBM -->

Iklan Semua Halaman

.

Isyarat “Kartu Merah” DPD Gerindra NTB untuk Legislator Terbelit Kasus PKBM

Selasa, 07 Januari 2020
Partai Gerakan Indonesia Raya Kabupaten Bima.

Bima, Berita11.com— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NusaTenggara Barat akan menyikapi serius jika BO, legislator Kabupaten Bima utusan Gerindra yang kini sedang menghadapi kasus dugaan korupsi dana PKBM, terbukti secara sah melanggar hukum.

“Kalau memang terbukti, kami akan cabut KTA (BO) saat itu juga,” tandas Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Ali Alhairy SH MH saat ditanyai wartawan perihal kasus hukum yang membelit kader Gerindra yang juga anggota DPRD Kabupaten Bima, Senin (6/1/2020).

Penegasan tersebut disampaikan Ali saat menghadiri fit and propertest bakal Cabup dan bakal Cawabup Bima yang dilaksanakan Partai Gerindra Kabupaten Bima di Kecamatan Bolo, kemarin.

Menurut dia, pada prinsipnya Partai Gerindra bersandar pada hukum yang berlaku. Namun demikian, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. “Selama belum ada keputusan tetap, saya pikir juga tidak boleh menghukum seseorang secara berlebihan melalui opini. Kita tunggu proases hukumnya,” tegas tegasnya.


Sebagaimana diketahui, kasus dugaan korupsi PKBM yang menyeret BO, anggota DPRD Kabupaten Bima dari Partai Gerindra, masih bergelinding di Unit Tipikor Satuan Reskrim Polres Bima Kota. [AD]