Koalisi dengan PDIP Terbuka, PKS Kabupaten Bima Tegaskan tak Ada Mahar Politik -->

Iklan Semua Halaman

.

Koalisi dengan PDIP Terbuka, PKS Kabupaten Bima Tegaskan tak Ada Mahar Politik

Rabu, 15 Januari 2020
Ketua DPD PKS Kabupaten Bima, Abdu Rahman saat Menerima Pendaftaran Bakal Calon Bupati Bima, Rabu (15/1/2020). Foto US/ Berita11.com.

Bima, Berita11.com— DPD Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Kabupaten Bima menindaklanjuti isyarat koalisi yang dibangun Ketua Tim Pemenangan Pilkada Serentak 2020, Dr H Zulkieflimansyah dengan PDI Perjuangan. Koalisi itu juga terbuka pada Pilkada Kabupaten Bima.

Dalam proses penjaringan calon bupati dan calon wakil bupati Bima, Ketua DPD PKS Kabupaten Bima, Ustadz Abdu Rahman memastikan tidak ada mahar politik untuk mendapatkan partai setempat. Adapun dalam konteks pemenangan calon yang akan diusung kelak, tentu melalui upaya pemenangan dan penggalangan dukungan, sehingga segala dana pemenangan akan dibicarakan bersama.

“Kalau mahar politik di PKS tidak ada. Tapi bahwa politik ini menghendaki pemenangan dan untuk proses pemenangan itu butuh dinamisasi, butuh pergerakan dan sebagainya. Kita pasti akan membicarakan dana pemenangan,” katanya saat menerima pendaftaran bakal calon Bupati Bima di Sekretariat PKS di Woha, Rabu (15/1/2020).

Adapun terkait koalisi PKS dengan PDIP pada Pilkada serentak di NTB, bergantung komitmen masing-masing Parpol tersebut. PKS Kabupaten Bima memiliki pengalaman ditinggalkan partai koalisi pada injuri time saat Pilkada 2015 lalu.

“Selama ini yang kita komunikasikan dengan orang PDIP, ada deal-deal soal itu, bahwa PDIP akan bersama PKS pada Pilkada kabupaten/kota, (termasuk) selain Mataram. Artinya di semua DPD. Apakah nanti akan teraliasisasi seperti itu, sangat bergantung kemauanan masing-masing untuk berkomitmen,” katanya.

Ditegaskanya, keputusan dari atas di PKS mengikat semuanya ke bawah. “Konsekuensi akan kembali ke anggota yang tidak mengikuti keputusan akan ada sanksinya sendiri,” katanya.


Dikatakannya, pada prinsipnya DPD PKS membuka peluang untuk siapapun, baik kader maupun nonkader. Hal terpenting bisa memajukan Kabupaten Bima. [US]