Mantan Kades tak Hadiri Sertijab, Warga di Bima Palang Kantor Desa

Iklan Semua Halaman

.

Mantan Kades tak Hadiri Sertijab, Warga di Bima Palang Kantor Desa

Jumat, 31 Januari 2020
Aksi Massa Memalang Pintu Kantor Desa Sakuru Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Jumat (31/1/2020).


Bima,Berita11.com— Ada saja alasan warga memalang fasilitas pelayanan publik. Karena kecewa mantan kepala desa (Kades) tidak menghadiri serah terima jabatan (Sertijab), sejumlah warga Desa Sakuru Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, memalang kantor desa setempat, Jumat (31/1/2020) pagi.

Aksi palang pintu kantor Desa Sakuru dikoordinir Hairullah.  Tak lama setelah itu, palang pintu kantor desa dibuka oleh Kapolsek Monta IPTU Takim dan sejumlah personel Polsek setempat. Setelah itu, massa dan aparat keamanan bersama aparatur Desa Sakuru melaksanakan audiensi di kantor desa setempat.

Kades Sakuru, Muhammad Suharto menyatakan, serah terima jabatan sudah dilaksanakan beberapa hari lalu. Namun mantan Kades setempat tidak hadir, sehingga menjadi pemicu aksi dari warga yang memalang kantor desa setempat.

“Serah terima jabatan kepala desa hanya bersifat seremonial, namun kalau ada dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh Kepala Desa Sakuru yang lama, maka harus ditempuh melalui jalur hukum,” katanya.

Dia mengimbau warga tidak memalang kantor Desa Sakuru, demi kepentingan pelayanan masyarakat.

Koordinator massa, Hairullah mengatakan, penyegelan Kantor Desa Sakuru karena mantan Kades tidak hadir  saat Sertijab, sehingga menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan masyarakat.

“Penyegelan Kantor Desa Sakuru tidak ada kaitannya dengan politik Pilkades Desa Sakuru, tapi murni karena tuntutan masyarakat, melakukan Sertijab ulang dengan menghadirkan Kades yang lama pada acara Sertijab,” katanya.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecmatan Monta, Sulaiman menjelaskan, Sertijab tidak ada kaitannya dengan pengelolaan ADD. “Apabila ada dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh kepala desa yang lama, maka bisa dilaporkan langsung ke Inspektorat. Terkait aset Desa Sakuru bisa menanyakannya langsung ke Inspektorat untuk mengetahuinya,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kades Sakuru, M Suharto menyatakan, setelah pelantikan oleh Bupati Bima, sekaligus Sertijab, pihaknya tidak bis melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Kades setempat, tanpa serah terima berkaitan pengelolaan ADD tahun 2019.

Pelaksana harian Kades Sakuru yang juga Sekdes setempat, M. Arif menyatakan, Kades lama berakhir masa jabatannya per 31 Desember 2019. “Saya selaku Plh Kepala Desa Sakuru tertanggal 3 Januari 2020, tidak ada kewenangan untuk melakukan serah terima jabatan dengan Kepala Desa Sakuru yang baru,” katanya.

Berkaitan anggaran pemberdayaan masyarakat program pengadaan sapi dan bibit padi, telah habis dan sudah dilaksanakan pihaknya. Bahkan LPJ sedang disusun.
Setelah proses audiensi, pertemuan tersebut menyepakati penyelesaian masalah Sertijab akan dikoordinasikan kepada Bupati Bima. [RD]