Massa yang Dipimpin Kades Akhiri Aksi Penutupan Ruas Jalan Setelah Ditemui Bupati Bima

Iklan Semua Halaman

.

Massa yang Dipimpin Kades Akhiri Aksi Penutupan Ruas Jalan Setelah Ditemui Bupati Bima

Senin, 06 Januari 2020
Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri Menemui Massa yang Menutup Ruas Jalan Negara. Bupati Menjelaskan Tetang Komitmen Pemerintah Mengatasi Krisis Pupuk yang Dihadapi Petani.

Bima, Berita11.com— Setelah sempat berhenti beberapa menit, puluhan warga dan petani Desa Timu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima yang dikoordinir Kades setempat, Fikri kembali menutup ruas jalan negara Lintas Bima-Sumbawa, Senin (6/1/2019) siang. Massa mendesak Bupati Bima, Hj Indah Dhamanyanti Putri SE segera menemui mereka.

Mewakili masyarakat, Kades Timu, mendesak agar Bupati Bima segera menyelesaikan persoalan kelangkaan pupuk yang setiap tahun terjadi, terutama saat musim tanam. “Bupati Bima turun menemui warga guna membantu adanya kelangkaan pupuk saat ini,” katanya.
Selain menutup ruas jalan dengan bambu kayu, massa juga membakar ban bekas di tengah ruas jalan negara.

Sejumlah aparat keamanan terus berupaya bernegosiasi dengan massa agar membuka ruas jalan yang ditutup. Karena menyebabkan kemacetan panjang dan mengganggu kelancara mobilitas tamu yang menghadiri acara penyampaian visi-misi bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Bima oleh Partai Gerindra.

Sikap ngotot massa nyaris memicu bentrok antara massa dengan aparat keamanan. Namun ketegangan bisa dicegah dan mencair. Kapolsek Bolo, IPTU Juanda dan Danramil Bolo berupaya menyampaikan kondisi lapangan kepada Bupati Bima yang sudah 30 menit hadir beriringan dengan aksi penutupan ruas jalan oleh massa.

Sekira pukul 12.25 Wita, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri menemui massa. Suasana tegang kemudian mencair.

Aksi Ngotot Massa Nyari Menimbulkan Ketegangan Massa dengan Aparat Keamanan.

Bupati Bima menyatakan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat yang melakukan aksi penutupan ruas jalan negara.

“Hari ini sudah kami perintahkan Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Bima untuk cek lapangan  dan berkordinasi dengan pihak terkait seperti distributor dan pengecer pupuk yang ada di Kabupaten Bima,” kata Bupati Bima.

Bupati juga menyatakan, pihaknya memerintahkan tim pengawas pupuk kecamatan dan kabupaten segera bergerak mengecek ketersediaan pupuk, serta mengawasi secara ketat terkait distribusi pupuk di wilayah Kabupaten Bima.

Puas mendengar penjelasan dan janji Bupati Bima, massa kemudian membuka ruas jalan sekira pukul 12.40 Wita. Massa kemudian membubakan diri secara tertib. [RD]