Pernah Kecolongan Proyektil di Kursi Pesawat, Bandara Bima Tingkatkan Koordinasi Keamanan -->

Iklan Semua Halaman

.

Pernah Kecolongan Proyektil di Kursi Pesawat, Bandara Bima Tingkatkan Koordinasi Keamanan

Selasa, 14 Januari 2020
Kepala Bandar Udara Kelas II, Sultan Muhammad Salahuddin Bima, I Kadek Yuli Satriawan. Foto US/ Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II, Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima pernah kecolongan proyektil yang ditemukan dalam kursi penumpang. Untuk mengantisipasi hal itu terulang, pihak bandara setempat meningkatkan koordinasi keamanan.

“Pernah kelolosan (proyektil), di sini kan daerah zona merah. Tapi semenjak kejadian itu, tidak ada lagi ada kejadian. Mudah-mudahan nggak ada lagi,” harap Kepala UP Bandar Udara Kelas II Sultan Muhammad Salahuddin Bima, I Kadek Yuli Satriawan S.Kom, S.SIT kepada wartawan, di Palibelo, Kamis (9/1/2020) lalu.

Dikatakannya, UP Bandara Udara setempat selalu meningkatkan keamanan dengan koordinasi berbagai pihak terkait, aparat kepolisian, TNI maupun intelijen untuk mengantisipasi gangguan.

“Kalau ranah kami soal keamanan. Kalau ditemukan senjata, jelas ada antisipasi. Kalau (Narkoba) kita tidak tahu, karena alat kami tidak mendeteksi Narkoba, X ray kami tidak mendeteksi Narkoba,” katanya.

Meskipun peralatan di Bandara Bima belum mampu mensupport pendeteksian lalu lintas Narkoba, pihaknya selalu siap jika ada koordinasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait daftar penumpang yang dicuriga membawa barang larangan.

Sebagaimana diketahui, kasus Narkoba juga pernah didapati dari penumpang salah satu maskapai, penerbangan di Bandara Bima. [RD]