PKS, Hanura, PBB, PDI-P Dukung Dompu Juara Menuju NTB Gemilang, ini Pesan Gubernur

Iklan Semua Halaman

.

PKS, Hanura, PBB, PDI-P Dukung Dompu Juara Menuju NTB Gemilang, ini Pesan Gubernur

Minggu, 12 Januari 2020
Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah SE M.Sc saat menyampaikan pengantar dalam pertemuan silaturahmi Calon Bupati Dompu Ir Muhammad Ruslan dengan sejumlah Parpol pengusung di Aula Desa Doromelo. Foto Hidayat Berita11.com

Dompu, Berita11.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr H Zulkieflimansyah SE M.Sc meminta terhadap sejumlah Partai Politik (Parpol) yakni PKS, Hanura, PBB dan PDI-P yang merupakan pengusung Ir Muhammad Ruslan (Dae Olan) yang maju sebagai calon Bupati Dompu agar mendukung penuh supaya menuju NTB gemilang.

Selain meminta terhadap sejumlah Parpol yang mendukung Dompu Maju, Sejahtera, Religius, Adil atau yang disebut (Dompu Juara) ini, Zulkieflimansyah juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga silaturahmi antar sesama meskipun diantara kita saling beda pendapat dalam berpolitik.

“Calon Boleh Beda, Partai Boleh Beda, tapi jangan masyarakat jadi korban
. jangan sampai beda calon, beda partai, kita kehilangan kehangatan persaudaraan,” imbuh Gubernur NTB saat menghadiri acara silaturahmi Dae Olan dengan Parpor pengusung yang berlangsung di Aula Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa, Sabtu (11/1/20) malam.

Gubernur NTB saat memberikan kata pengantarnya. Foto Hidayat Berita11.com
Menurut Zulkieflimansyah, jika kita tidak mengapresiasi cara memilih yang baik dan bijak tentu akan mendapatkan pemimpin yang tidak berkualitas. Untuk itu, Zulkieflimansyah berharap terhadap masyarakat dompu agar lebih cerdas lagi dalam memilh pemimpin sehingga dompu bisa lebih maju lagi.    

“Mudah-mudahan kita jernih berpikir dalam memilih pemimpin sehingga dompu yang sudah bagus ini bisa mendapatkan pemimpin yang lebih bagus lagi. Sehingga bisa menghadirkan kemasalahtan yang bukan hanya kebaikan sekedar NTB tetapi hadiah terbaik demokrasi dari dompu buat Indonesia yang kita cintai ini,” pintanya.

Zulkieflimansyah menyebutkan, jika kita tidak perduli dengan kepemimpinan dalam level apapun. Maka, dengan sendirinya roda birokrasi kepemerintahan tentu akan hancur dan berjalan tidak maksimal.

Karena itu, dia kembali menghimbau, bukan saatnya lagi kita tidak perduli denga demokrasi, melalui demokrasi masyarakat berkesempatan untuk memilih pemimpin yang baik dan bijak dalam menjalankan amanah.

“Mari kita nikmati demokrasi ini dengan suka cita, mengingatkan masyarakat pada mandatnya, jangan sampai teradopsi pemimpin itu sebatas transaksional, sehingga kita kehilangan kejernihan akal sehat untuk memilih pemimpin kita,” ujar Zulkieflimansyah. [YAT]