Ruas Jalan Negara Dibuka Paksa Apkam, ini Alasan Pendukung Cakades Tolak Hasil Pilkades Leu

Iklan Semua Halaman

.

Ruas Jalan Negara Dibuka Paksa Apkam, ini Alasan Pendukung Cakades Tolak Hasil Pilkades Leu

Selasa, 07 Januari 2020
Aparat Kepolisian Resor Bima Membersihkan Sisa Ban Bekas yang Dibakar Massa di Jalan Negara di Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Selasa (7/1/2020) Siang.

Bima, Berita11.com— Aparat keamanan (Apkam) membuka paksa ruas jalan negara Lintas Bima-Sumbawa di Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima yang ditutup massa, setelah aksi blokade jalan berlangsung nyaris empat jam, Selasa (7/1/2020).

Pembukaan paksa oleh aparat Polres Bima dilakukan setelah beberapakali upaya negosiasi ditolak oleh massa.

Korlap aksi Dae Son atau Sirajudin, mengungkapkan alasan massa menggelar aksi. menurutnya, kuat dugaan terjadi kecurangan yang dilakukan oleh panitia Pilkades Leu saat Pilkades 16 Desember 2019 lalu. Salah satu kecurangan yang ditemukan yaitu adanya pemilih ganda di desa setempat.

Salah satu pemilih yang dimaksud yakni berinisial Fat. Oknum warga tersebut sebelumnya tinggal di Desa Leu, namun saat ini telah tinggal di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. aksi protes juga dilakukan puluhan ibu-ibu.

“Oknum tersebut memberikan hak pilih pada Pilkades Kananga dan juga memberi hak pilih kepada Pilkades Leu,” katanya.

Karena itu, pihaknya meminta kepada Bupati Bima, DPMDes, Pemdes Leu serta panitia agar hadir menemui massa dan menyampaikan klarifikasi di hadapan masyarakat Desa Leu.

“Kami juga minta agar pelantikan Kades Leu terpilih dari hasil Pilkades, karena cacat hukum. Jika tuntutan tersebut tidak diindahkan, maka kami akan tetap demo dan blokir jalan,” katanya.

“Antusias masyarakat Desa Leu terhadap kecurangan yang dilakukan oleh panitia sudah mencoreng nilai moral Desa Leu yang merupakan desa yang aman. Namun hari ini amarah warga sudah tidak bisa dibendung, sehingga melakukan aksi di luar dugaan dengan cara memblokade jalan raya,” katanya.


Akibat aksi massa, arus lalu lintas di jalan negara sempat dialihkan melalui samping Alfamart Desa Timu menuju Jalan Pendidikan melewati ruas jalan di samping Paruga nae Kecamatan Bolo dan sebaliknya.

Sekira pukul 14.30 Wita, setelah upaya negosiasi oleh Kabag Ops dan Kasat Intelkam Polres Bima terhadap massa gagal, aparat membuka paksa ruas jalan negara yang ditutup. Selain menerjunkan Apkam, Polres Bima juga mengerahkan mobil water canon. Setelah berhasil membuka ruas jalan, aparat membersihkan sisa material yang dibakar di lokasi penutupan ruas jalan. [RD]