Rumah dan Kendaraan Milik Warga Bima Terbakar, Kerugian Ditaksir Nyaris Setengah Miliar

Iklan Semua Halaman

.

Rumah dan Kendaraan Milik Warga Bima Terbakar, Kerugian Ditaksir Nyaris Setengah Miliar

Jumat, 31 Januari 2020
Api yang Melahap Rumah Panggung 16 Tiang dan Harta Korban yang Nyaris Mencapai Setengah Miliar Rupiah.

Bima, Berita11.com— Kebakaran melanda rumah panggung 16 tiang milik Abdu Rahim (32 tahun), petani di RT 12/06 Dusun Ncera Desa Waworada, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Jumat (31/1/2020) pagi. Api juga melahap seluruh isi rumah korban, di antaranya 60 zak pupuk urea, sepeda motor, emas, dan bagian depan truck milik korban. Kerugian yang dialami korban ditaksir Rp440 juta.

Menurut penuturan warga di lokasi, kebakaran terjadi setelah Abdul Rahim dan keluarganya ke kebun di So Tolo Woha, sekira pukul 08.00 Wita. Tak lama, Siti Hairunisa, tetangga korban mendengar letusan di rumah Abdul Rahim dan sesaat, dia melihat api membubung di atap rumah korban. Seketika, Hairunisa berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api.

Sejumlah warga yang mendengar teriakan Hairunisa, bergegas memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun api sudah lebih cepat melahap seluruh bagian rumah Abdul Rahim hingga rata dengan tanah. Nyaris tak ada harta korban yang dapat diselamatkan oleh warga.

Abdul Rahim yang bergegas kembali ke rumahnya setelah menerima informasi dari warga, berupaya menyelamatkan truk miliknya yang diparkir di samping rumahnya. Bagian depan truk miliknya sempat disambar api.

Kondisi Truk Milik Korban yang Juga Disambar Api.

Sekira pukul 09.10 Wita, api padam sendiri tanpa tanpa bantuan dari juru pemadam kebakaran. Berdasarkan informasi yang diperoleh Berita11.com, sejumlah harta korban yang ikut terbakar yaitu sepeda motor merek Hondal Blade, pompa air, pupuk urea 60 sak, beras 100 Kg, emas 18 gram, seluruh perabot rumah tangga, uang Rp500 ribu, sertifikat rumah, sertifikat kebun, sertifikat sawah, ijazah, KTP dan kartu BPJS Kesehatan.

Kebakarn diduga akibat hubungan arus pendek. Namun pihak Polsek Langgudu, maupun petugas lain belum berhasil dikonfirmasi. [RD]