Satpam RSUD Bima dan Empat Warga Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi -->

Iklan Semua Halaman

.

Satpam RSUD Bima dan Empat Warga Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi

Saturday, January 18, 2020
Oknum Satpam RSUD Bima dan Dua Oknum Warga Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi, Jumat (17/1/2020).



Kota Bima, Berita11.com— Anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota yang dipimpin Kasat Reserse Narkoba, IPTU Masdidin SH menangkap oknum Satpam RSUD Bima berinisial KML (24 tahun) dan dua warga masing-masing berinisial JRD (29 tahun) dan  SYF (27 tahun), Jumat (17/1/2020) sore.

Ketiganya ditangkap dan diamankan bersama barang bukti lima lembar klip yang diduga berisi sabu-sabu dan sejumlah barang bukti lain. Pada hari yang sama di lokasi yang berbeda Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota, juga menangkap dua oknum warga masing-masing berinisial AR (29 tahun) dan IR alias ON bersama 19 butir  obat-obatan jenis Trihexypenidyl dan selembar plastik klip berisi sabu-sabu.

Kapolres Bima Kota melalui Kasubag Humas, AKP Hasnun menjelaskan, Satpam RSUD Bima berinisial KML dan dua rekannnya JRD dan SYF ditangkap sekira pukul 15.00 Wita, karena diduga mengedarkan, memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan dan menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu.

JRD merupakan warga RT 14/06 Desa Kambilo Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, sedangkan SYF merupakan petani asal Kelurahan Rabadompu Barat Kecamatan Raba Kota Bima.

Selain lima lembar klip yang diduga berisi sabu-sabu, polisi mengamankan bong, tabung kaca, sumbu, dua potongan pipet, tiga korek gas, dompu dan uang tunai Rp550 ribu.
Dijelaskan Hasnun, penangkapan dan penggeledahan tersebut berawal  informasi masyarakat bahwa terduga para pelaku tersebut sering mengedarkan dan mengadakan pesta sabu-sabu di tempat tinggal terduga pelaku.

“Setelah tim mendapat informasi A1 terkait dengan terduga, selanjutnya Kasat Resnarkoba IPTU Masdidin, SH memerintahkan Ka Tim  Opsnal Bripka Thaufarrahman SH bersama anggotanya langsung menuju TKP dan langsung melakukan upaya paksa masuk ke dalam rumah,” katanya.

Saat itu terduga KML sedang duduk di ruang tamu rumah bersama empat rekannya. Salah satu dari rekannya melakukan perlawan dan melarikan diri. Ketika itu tim langsung melakukan pengejaran, namun orang berhasil kabur.

“Kemudian sebelum dilakukan penggeledahan tim memanggil Ketua RT setempat untuk menyaksikan proses penggeledahan badan dan rumah (TKP). Setelah dilakukan penggeledahan, tim menemukan BB narkotika yang disimpan di dalam sebuah kotak rokok Surya 12 yang ada di lantai ruang tamu, tempat terduga melakukan pesta sabu-sabu,” jelas AKP Hasnun.

Tim melakukan introgasi awal terhadap para terduga. Hasil introgasi bahwa para terduga tersebut mendapatkan narkotika dari AR yang berdomisili di Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota.

“Selanjutnya barang bukti dan para terduga pelaku dibawa ke kantor Satuan Resnarkoba Polres Bima Kota guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Hasil pengembangan terhadap  AR polisi memperoleh keterangan dari KML dan dua kawannya sehingga anggota Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bima berhasil mengamankan dua pria terduga  pria yang mengedarkan, memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan narkotika jenis sabu-sabu.

Selain AR, warga Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota, polisi juga mengamankan IR alias ON, buruh yang juga berdomisili di Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota. Polisi  mengamankan selembar plastik klip berisi sabu-sabu,  2  tabung kaca,  2 rangkaian bong,  gunting,  3 bungkus plastik klip,  2  isolasi,  3 potongan pipet,  korek api gas,  2  HP, buku tabungan bank NTB,  ATM BNI dan uang tunai  Rp442 ribu.

Polisi juga mengamankan barang bukti milik IR alias ON yaitu 19 butir obat-obatan jenis Trihexypenidyl,  dan uang tunai Rp90 ribu.

Dua Oknum Warga Kelurahan Melayu juga Ditangkap Bersama Barang Bukti Narkoba.
“Dari hasil introgasi terduga pada TKP Rabadompu, tim langsung melakukan pengembangan menuju rumah  AR dan langsung melakukan pengembangan dan saat tim tiba di TKP, terduga melihat anggota tim datang dan terduga langsung melarikan diri,” jelas AKP Hasnun.

Saat melarikan diri, AR bersama seorang rekannya IR yang juga ikut melarikan diri. Selanjutnya tim Opsnal langsung mengejar terduga dan berhasil mengamankan terduga. Setelah itu, tim membawa terduga bersama rekannya ke TKP. Kemudian sebelum dilakukan penggeledahan, tim memanggil ketua RT setempat untuk menyaksikan proses penggeledahan badan dan rumah TKP.

“Setelah dilakukan penggeledahan, tim menemukan BB narkotika yang disimpan di dalam saku celana yang dikenakan oleh terduga. Selanjutnya barang bukti dan para terduga pelaku dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polres Bima Kota guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkas AKP Hasnun. [MR]