Sehari Menjelang Pelantikan Kades Terpilih, Ratusan Warga di Desa Leu Tutup Ruas Jalan Negara

Iklan Semua Halaman

.

Sehari Menjelang Pelantikan Kades Terpilih, Ratusan Warga di Desa Leu Tutup Ruas Jalan Negara

Selasa, 07 Januari 2020
Aksi Massa Menutup Ruas Jalan Negara Lintas Bima-Sumbawa di Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Selasa (7/1/2020) Siang. Massa Menolak Pelantikan Kades Terpilih karena Menganggap masih Terdapat Masalah dalam Proses Pemilihan.

Bima, Berita11.com— Ratusan warga, massa pendukung Cakades Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, belum dapat menerima hasil pemilihan kepala desa yang berlangsung Desember 2019 lalu. Massa menolak rencana pelantikan Kades terpilih dan menutup ruas jalan negara Lintas Bima-Sumbawa di desa setempat, Selasa (7/1/2020) siang.

Dalam aksinya, massa relawan Cakades nomor urut 2 Desa Leu, Dae Son menyampaikan sejumlah tuntutan yang intinya menolak rencana pelantikan Cakades Leu pada, Rabu (8/1/2020). Karena masih terdapat masalah dalam pelaksanaan Pilkades beberapa waktu lalu.

Dalam pernyataan sikapnya, massa menuntut agar Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE dihadirkan di desa setempat menyelesaikan problematika Pilkades Leu. “Hadirkan DPMDes sebagai penyelenggara,” teriak massa.

Massa juga mendesak agar panitia Pilkades Leu dihadirkan, sebagai bentuk pertanggungjawaban adanya dugaan bukti kecurangan Pilkades Leu. “Menolak pelantikan Kepala Desa Leu tanggal 8 Januari 2020,” tulis massa dalam pernyataan sikap.

Dalam aksinya, massa menutup ruas jalan negara menggunakan bambu, kayu dan drum. Massa juga membakar ban bekas di tengah ruas jalan. Sejumlah aparat kepolisian yang mengawal aksi tersebut, berupaya menegosiasi massa agar membuka ruas jalan raya, sehingga lalu lintas di jalan tersebut tidak macet.

Hingga pukul 12.00 Wita, massa masih menutup ruas jalan dan ngotot meminta segala pernyataan sikap disikapi.  [IN/RD]