Angka Pengangguran di KSB Meningkat, IKMAS-UMMAT Gelar Diskusi Publik -->

Iklan Semua Halaman

.

Angka Pengangguran di KSB Meningkat, IKMAS-UMMAT Gelar Diskusi Publik

Sunday, February 23, 2020
Dialog Publik sedang berlangsung di aula Kantor Lurah Telega Bertong. Foto ist

KSB, Berita11.com - Angka pengangguran di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini semakin meningkat. Hal itu dibuktikan dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Agustus 2019 lalu. BPS menyebutkan angka pengangguran di KSB mencapai 5,52 persen.

Menyikapi hal itu, para mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Mahasiswa Samawa dari Universitas Muhammadiyah Mataram (IKMAS-UMMAT) menggelar acara diskusi publik dengan tema “Waspada Pengangguran Pasca Sarjana dan Pemuda Dalam Menghadapi Era Industri”. Diskusi ini berlangsung di aula Kantor Lurah Telaga Bertong Kecamatan Taliwang, Jumat (21/2/20) pekan lalu.

Ketua IKMAS-UMMAT Ade Irfan mengatakan, KSB memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDM) yang melimpah seperti Tambang Emas yang merupakan urutan ketiga terbesar di Indonesia setelah freeport, namun hal itu, berbanding terbalik dengan jumlah pengangguran di wilayah tersebut.

Menurut Ade, setiap tahun sarjana yang ditelurkan oleh beberapa perguruan tinggi mulai dari Provinsi, Nasional hingga Internasional mencapai kurang lebih 300 orang namun tidak tidak bisa dimanfaatkan oleh pemerintah setempat.  

“Dari sarjana yang dihasilkan, seharusnya Pemerintah Daerah mampu mengantisipasi dengan cara menciptakan lapangan kerja dan memanfaatkan SDM yang dimiliki KSB,” kata Ketua IKMAS-UMMAT saat menggelar kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu, bukan hanya membahas pengangguran pasca sarjana, akan tetapi, para pemuda maupun masyarakat pada umumnya hingga saat ini masih berstatus pengangguran juga dikupas dalam diskusi itu.

“Peran pemerintah tentunya sangat penting, jadi jangan sampai banyak sarjana menganggur ditambah lagi masyarakat pada umumnya. Apalagi, kita punya SDA dan SDM lokal yang mumpuni, perdayakan mereka,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ir. H. Muslimin HMY membenarkan bahwa saat ini jumlah pengangguran memang sebesar 5,52 %, dengan jumlah penduduk sebesar 141.000.

“Pengangguran sejumlah 4.000 orang dan pencari kerja sejumlah 2.006 orang jumlah pengangguran yang ada sekarang masih diambang batas normal,” jelasnya.

Adapun upaya pemerintah selain mencoba melakukan imigrasi, adanya Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan solusi untuk meningkatkan skill dan kapasitas para pencari kerja dan strategi pemerintah dalam mengatasi dan mengurangi pengguran di KSB.

Pada kesempatan itu, Muslimin juga membeberkan terkait persoalan tenaga kerja tambang, yang di mana saat ini tenaga kerja atau karyawan pada PT. Amman mineral dan PT. Amman mineral integrasi berjumlah 3.237 orang tenaga kerja atau karyawan yang masih diperpanjang kontrak kerjanya atau permanen berjumlah : 2.943 orang dengan rincian sebagai berikut:

a. Tenaga kerja atau karyawan asal KSB : 1. 560 orang atau setara dengan 53%
b. tenaga kerja atau karyawan asal NTB : 765 orang atau setara dengan 26%
c. Tenaga kerja atau karyawan Nasional 618 orang atau setara dengan 26%

“Pada akhir bulan Februari 2020, tenaga kerja atau karyawan yang tidak diperpanjang kontraknya yang berjumlah 294 orang, sebanyak 106 orang atau setara dengan 36% pindah bekerja ke mitra bisnis dan sebanyak 188 orang atau setara dengan 64% tidak lagi bekerja atau berakhir kontrak,” terang Muslimin.

Adanya tenaga kerja atau karyawan asal KSB atau lokal yang tidak diperpanjang kontraknya, hal ini disebabkan karena Department suport atau Transport dan FNS mengalami perampingan.

Dalam diskusi publik yang digelar lahir kesepakatan antara Kabid HI dan audience untuk terjun langsung ke lapangan guna meninjau secara langsung kasus yang ada, tepatnya di Kecamatan Seteluk dan Tano.

Pada kesempatan ini, selain Kepala Dinas Tenaga Kerja Ir. H. Muslimin HMY turud hadir Kabid HI Tohirudin, SH, Lattas Penta Fitrah Jaya, S.ST, LSM Lingkar Tambang, Kepala Lingkungan se Kelurahan Telaga Bertong, Tokoh pemuda dan Masyarakat se KSB. [AWN]