Dandim Bima Apresiasi Peran Masyarakat Memberikan Informasi tentang Perusakan Hutan -->

Iklan Semua Halaman

.

Dandim Bima Apresiasi Peran Masyarakat Memberikan Informasi tentang Perusakan Hutan

Monday, February 17, 2020
Terduga Pelaku Illegal Logging Diamankan Aparat Gabungan saat Menebang Pohon di Sekitar Kawasan Hutan di Dam Pela Parado, Kabupaten Bima, Minggu (16/2/2020).


Bima, Berita11.com— Komandan Kodim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Teuku Mustapa Kemal memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihaknya tentang penebangan hutan di Parado sehingga aparat mengecek informasi tersebut dan mengamankan terduga pelaku perusakan hutan beserta barang bukti.

“Alhamdulillah, ini suatu kemajuan pada masyarakat terutama masyarakat sekitar hutan yang memberikan informasi perusakan hutan kepada aparat, ini patut diapresiasi,” ujar Dandim, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, upaya pengamanan dan penyelamatan tidak bisa efektif jika hanya dari aparat pemerintah saja, namun harus ada sinergitas dengan semua pihak, baik para pencinta lingkungan maupun masyarakat, sehingga dapat memperkecil gerakan oknum pelaku perambah hutan (illegal logging).

Selain itu, Dandim juga mengimbau masyarakat khususnya para pelaku illegal logging maupun masyarakat yang berpotensi melakukan perusakan hutan untuk menghentikan tindakannya, mengingat itu bagian dari kejahatan terhadap lingkungan yang merugikan masyarakat, bangsa dan negara.

Oknum terduga pelaku perambahan hutan beserta barang bukti lainnya sebelumnya diamakan di Kantor Camat Parado dan diserahkan kepada Polsek Parado untuk penyidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, perambahan hutan oleh oknum masyarakat masih terjadi. Hal itu terbukti dengan diamankannya seorang warga Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima oleh anggota patroli gabungan dari Koramil 1608-07/Monta, KPH, Polsek Parado, Yonif 742/SWY dan masyarakat, Minggu (16/2/2020).

Patroli gabungan berhasil mengamankan terduga pelaku pembalakan liar berinisial SW (35 tahun), pekerjaan petani di Dam Pela Parado Desa Parado Wane, Kecamatan Parado dengan barang bukti berupa satu unit senso untuk menebang dan memotong pohon serta barang bukti 10 pohon kayu jati yang sudah ditebang. [MR]