Hendak Serang Desa Madawau, Ratusan Orang dari Desa Rora Urungkan Niat setelah Dapat Arahan Babinsa

Iklan Semua Halaman

.

Hendak Serang Desa Madawau, Ratusan Orang dari Desa Rora Urungkan Niat setelah Dapat Arahan Babinsa

Jumat, 07 Februari 2020
Babinsa Berupaya Menenangkan Warga dan Menyampaikan Komunikasi Sosial, Mengajak Masyarakat agar Dapat Menerima Permasalahan serta Menyerahkan Penanganannya kepada Aparat Kepolisian.

Bima, Berita11.com— Ratusan anak muda dari Desa Rora Kecamatan Donggo Kabupaten Bima hendak menyerang Desa Madawau Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Kamis (6/2/2020) sekira pukul 19.30 Wita malam. Massa tidak terima atas insiden berdarah yang menyebabkan terlukanya dua IRT dan seorang guru honorer saat rapat BUMDES di Desa Madawau.

Motif massa ingin menyerang, karena salah satu IRT yang menjadi korban berasal dari Desa Rora Kecamatan Donggo. Selain itu, adik laki-laki IRT yang menjadi korban pelemparan yang hendak melihat kondisi kakaknya, tetiba dikeroyok sekelompok massa di depan kantor Desa Madawau Kecamatan Madapangga.

Berkaitan hal tersebut, Kepala Sub-Bagian Humas Polres Bima, AKP Hanafi yang dikonfirmasi Berita11.com, menyatakan, Polres masih menyiapkan pernyataan resmi (siaran pers) atas peristiwa di Madapangga dan insiden orgen tunggal di Kecamatan Monta.

Informasi yang diperoleh, pelaku pemukulan terhadap warga Desa Rora Kecamatan Donggo telah ditangkap pihak Polsek Madapangga. Setelah pelaku ditangkap massa dari Rora mengurungkan niat untuk menyerang Desa Madawau.

Sementara itu, Babinsa Madawau dan Babinsa Rora memberikan arahan secara persuasif (komunikasi sosial) kepada nassa , sehingga bisa menerima permasalahan itu dan menyerahkan penanganannya kepada aparat kepolisian. [RD]