Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un, Pria di Kilo Tewas Tersengat Listrik -->

Iklan Semua Halaman

.

Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un, Pria di Kilo Tewas Tersengat Listrik

Wednesday, February 26, 2020
Korban tersengat listrik saat di rumah duka. Foto ist
Dompu, Berita11.com - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, seorang pria Kodrah warga Dusun Kambu Desa Mbuju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu tewas diduga kuat akibat tersengat listrik, Selasa (25/2/2020) sore, sekira pukul 17.30 Wita.

Informasi yang diperoleh Berita11.com pasca tersengat listrik korban sempat dilarikan ke puskesmas Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima untuk mendapatkan perawatan medis, akan tetapi, saat di perjalanan, korban menghembuskan nafas terakhirnya (meninggal dunia).

Kapolsek Kilo IPTU Rodolfo M. DE Araujo melalui melalui Ps. PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah mengatakan, peristiwa naas dialami KD berawal dari lampu di rumah Widiyah 19 tahun, yang juga merupakan adik kandungnya mati atau tidak menyala, karena kabelnya rusak atau putus, akhinya Widiyah pun memanggil korban yang pada saat itu sedang bermain bola guna memperbaiki lampu yang mati.

"Korban datang ke rumah Widiyah untuk memperbaiki kabel yang putus, namun hendak perbaiki atau menyambung Kabel yang rusak, korban tidak mematikan meteran listrik dan korban langsung memapasangnya, saat hendak berdiri leher korban mengenai kabel yang terputus sehinga korban tersengat listrik," ungkap Hujaifah.
Korban saat dipeluk keluarga di rumah duka. Foto ist
Saat tersengat listrik, lanjut Hujaifah, korban sempat berteriak dan meminta kepada Widiyah untuk mematikan meteran listrik, namun Widiyah tidak tahu, mana yang harus dimatikan. Mendengar teriakan korban, teman-teman korban yang sedang bermain bola akhirnya berdatangan untuk membantu dan mematikan meteran listrik.

"Beruntung salah satu teman korban Subhan mematikan meteran listrik, sehingga korban terjatuh dan lemas, kemudian dilarikan ke Pukesmas Kore, akan tetapi nyawan korban tidak tertolong lagi, akhirnya korban dibawa kembali kerumah duka," terang Hujaifah.

Informasi yang diperoleh bahwa korban rencananya akan dimakamkan pagi ini Rabu (26/2) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di desa setempat.

Sementara sejumlah aparat kepolisian dari sektor kilo dipimpin Kapolsek IPTU Rodolfo M. DE Araujo bersama Kanit IK AIPTU Ruslan dan Banit Reskrim BRIPKA Sahrul Ain, SH beserta Bhabinkamtibmas Desa Mbuju AIPTU Idham Halik menuju rumah duka guna mengecek korban dan mendokumentasikan dan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban serta meminta keterangan saksi.

Namun tanggapan pihak keluarga korban telah mengiklaskan dan menolak untuk dilakukan visum terhadap korban dan menyatakan bahwa korban murni meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik. [B-10]