Kabur Dua Bulan, DPO Pencuri Sepeda Motor PNS Takluk di Tangan Buser

Iklan Semua Halaman

.

Kabur Dua Bulan, DPO Pencuri Sepeda Motor PNS Takluk di Tangan Buser

Selasa, 11 Februari 2020
DPO Pencuri Sepeda Motor PNS di Bima Ditangkap Buser saat Asyik Bekerja di Kampungnya.

Bima, Berita11.com— Personel Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Bima berhasil membekuk SZ alias Pian (19 tahun), Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Desa Tolouwi Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Senin (10/2/2020).

Target Operasi Polres Bima, kasus pencurian sepeda motor milik Jauhari, PNS di Kecamatan Belo Kabupaten Bima berhasil ditangkap Tim Opsnal yang dipimpin AIPDA Gatot Wahyudin dalam Ops Jaran Gatarin 2020 yang dilaksanakan Polres Bima, sekira pukul 14.00 Wita.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S. I.K melalui Kasubbag Humas AKP Hanafi menjelaskan,  sebelumnya TO tersebut ditetapkan sebagai DPO Polsek Belo Nomor: DPO/1/I/ 2020/ P. Belo, tanggal 4 Januari 2020 atas laporan korban, Jauharis (41 tahun), PNS asal Desa Cenggu, Kecamatan Beo, Kabupaten Bima.

Hanafi menjelaskan,  peristiwa pencurian sepeda motor dialami korban, setelah memarkir sepeda motor merek Yamaha Vixsion di pinggir sawah miliknya di So Diwu watasan Desa Cenggu Kecamatan Belo.

“Saat korban membajak sawahnya, korban melihat sudah dibawa oleh JN, warga Desa Tolouwi Kecamtan Monta yang telah diamankan sebelumnya dan sekarang sedang menjalani proses hukum ( penahanan) di Polsek Belo,” ujar AKP Hanafi.

Dikatakannya, sebagaimana keterangan JN saat proses BAP oleh penyidik, tersangka 
mengaku mencuri sepeda motor korban bersama  SZ alias Pian yang ketika itu melarikan diri.

“Sehingga pelaku SZ alias Pian masuk dalam DPO, kemudian personel Opsnal Sat. Reskrim melakukan penyelidikan keberadaan pelaku kemudian Senin 10 Februari 2020, sekitar 14.00 wita pelaku berhasil ditangkap sedang kerja di pinggir jalan Desa Tolouwi,” ungkap Hanafi.

Setelah ditangkap, SZ alias Pian diserahkan ke Polsek Belo untuk penyidikan lebih lanjut. [RD/MR]