Kakek Pemerkosa Nenek H di Monta Diancam Maksimal 12 Tahun Penjara -->

Iklan Semua Halaman

.

Kakek Pemerkosa Nenek H di Monta Diancam Maksimal 12 Tahun Penjara

Wednesday, February 19, 2020
Jaksa Peneliti Pidana Khusus Kejari Dompu, Budi Raharjo, SH. Foto Poris Berita11,com

Dompu, Berita11.com - Seorang Kakek 72 tahun berinisial AW alias AH yang merupakan terduga pelaku pemerkosa nenek berusia 87 tahun inisial H warga Kelurahan Monta Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTBkini dijerat pasal sangkaan 285 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan diancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Hal itu disampaikan Jaksa Peneliti Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Dompu Budi Raharjo, SH saat disambangi Berita11.com di ruang kerjanya, Rabu (19/2/2020) siang.

Menurut Budi, berkas terduga pelaku AW saat ini telah berada kembali di Kejaksaan Negeri Dompu, setelah dua kali di kembalikan ke penyidik Polres Dompu dan saat ini pihaknya sedang dalam tahapan penelitian untuk diputuskan sudah memenuhi unsur pasal sangkaan atau belum.

“Sebelum tujuh hari Jaksa akan nyatakan sikap, apakah masih ada petunjuk yang dipenuhi atau sudah memenuhi unsur pasal sangka, yang jelas sudah kembali ke kami berkasnya, setelah dua kali kasih petunjuk oleh tim jaksa,” terang Budi.

Budi menjelaskan, kendala Jaksa Peneliti dalam penangan kasus pemerkosa yang terjadi pada Kamis (5/12/2019) lalu ini, terduga pelaku dan korban sangat minim berbaha indonesia, sehingga Jaksa Peneliti harus menyiapkan seorang penerjemahan bahasa.


“Kemarin, ada sedikit kendala kami (Jaksa Peneliti, red) tersangka dan korban kurang lancar bahasa indonesia, jadi kami membutuhkan penerjemah bahasa,” punkasnya. 


Untuk diketahui, bunyi pasal 258 KUHP sebagai berikut “Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia, dihukum, karena memperkosa dengan hukuman penjara selama-lamanya dua belas tahun”. [RIS]