Ketua AP2SB: Keberadaan PT AMNT tidak Ada Manfaat bagi Warga KSB -->

Iklan Semua Halaman

.

Ketua AP2SB: Keberadaan PT AMNT tidak Ada Manfaat bagi Warga KSB

Saturday, February 29, 2020
Ketua AP2SB Yuni Bourhany. Foto ist

Taliwang, Berita11.com - Ketua Aliansi Pemberdayaan Perempuan Sumbawa Barat (AP2SB) Yuni Bourhany menuding bahwa keberadaan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) tidak memberikan manfaat bagi warga lokal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Menurut dia, keberadaan perusahaan tersebut justru memicu kekisruan bagi warga setempat dan praktek yang dilakukan terhadap karyawan hampir sama dengan kolonialis pada masa lampau.

"Kami menginginkan PT AMNT agar hengkang jika terus berbuat kesewenang-wenangan pada tenaga kerja lokal dan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat," katanya pada Berita11.com via telpon, Kamis (27/02/2020) pagi.

"Kami sudah muak dengan sikap yang dipertontonkan oleh perusahaan itu. Masyarakat makin hari makin hidup dibawah garis, bahkan ada salah satu warga yang berada dekat lokasi tambang harus hidup tertekan dan tidak mampu secara ekonomi, inikan miris," tuding wanita yang biasa disapa Yuni ini.

Yuni melayangkan protes keras kepada pemerintahan setempat. Pasalnya, pemerintah terkesan meninak bobokan warga dengan acara seromonial yang tidak jelas manfaatnya di tengah kesemerautan hidup warganya.

"Pemerintahan saat ini memiliki posisi sejajar dengan perusahaan itu, karena yang membuat MOU dengan perusahaan adalah mereka (pemerintahan, red). Pemerintah harus tegas dan berusaha semaksimal mungkin, harus melangkah maju untuk ini, jangan sampai KSB akan dihuni oleh orang-orang defresi yang diberhentikan kerja secara sepihak," beber Yuni.

Ia mengisyaratkan bahwa dalam waktu dekat AP2SB beserta seluruh elemen masyarakat akan melakukan aksi demonstrasi. Untuk saat ini, kata dia, pihaknya beserta teman-temannya sedang melakukan konsolidasi secara masif agar gerakan tersebut nantinya dapat membangunkan para pemangku kebijakan dari tidurnya.

"Kami akan melakukan aksi demonstrasi dalam waktu dekat ini. Konsepnya lagi kami susun secara rapi dan nantinya dalam demonstrasi ini akan mengajak seluruh lapisan masyarakat, sasaran demonstrasi ini adalah AMNT, Pemda KSB, Gubernur hingga Presiden RI," isyaratnya.

Dengan adanya perusahaan ini, Yuni menambahkan, seolah-olah menyandera hak warga lokal khususnya untuk kaum perempuan, sebab secara tidak langsung terkena imbas pemecatan pada suaminya. Dia berpendapat, tidak heran jika angka perceraian akan semakin meningkat khususnya di KSB.

"Untuk itu, saya bertekad akan berjuang habis-habisan, karena menurut saya, mati itu hanya satu kali, saya tidak rela, makin lama masyarakat dibuat lemah dan tak berdaya oleh perusahaan AMNT,” kesalnya. [B-14]