Merasa Tersinggung karena Ditertawain, Seorang Pemuda di Pekat Bacok Temannya -->

Iklan Semua Halaman

.

Merasa Tersinggung karena Ditertawain, Seorang Pemuda di Pekat Bacok Temannya

Friday, February 28, 2020
Terduga pelaku saat diamankan di Mapolsek Pekat. Foto ist
Dompu, Berita11.com - Seorang pemuda berinisial RK alias K 16 tahun warga Dusun Wadu Mbudi Desa Doropeti Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu nekat membacok temannya Irfan pria 25 tahun warga yang sama dengan menggunakan senjata tajam berupa celurit, Jumat (28/2/2020) malam, sekira pukul 19.20 Wita.

Informasi yang diperoleh Berita11.com, terduga pelaku merasa tersinggung karena ditertawain saat mendorong sepeda motor miliknya karena kehabisan bensin bersama temannya, namun saat melintas di depan kos-kosan milik guru Samen, terduga pelaku mendengar suara orang tertawa, akhirnya terduda pelaku menggalin cerulit di rumahnya kemudian membacok korban.

Kapolsek Pekat IPTU Yoseph Subang Tukan, SH melalui Ps. PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah mengatakan, mendengar suara tertawa pelaku merasa tersinggung, akhirnya mengambil sebilah celurit yang disimpan di rumah dan kembali ke kos-kosan milik guru Samen untuk mencari orang-orang yang telah menertawakannya.

“Sesampainya di TKP (Tempat Kejadian Perkara), pelaku langsung memukul korban menggunakan tangan kosong sehingga mengenai muka korban, selanjutnya pelaku kemudian melayangkan sebilah celurit sebanyak tiga kali kepada korban sehingga melukai punggung korban,” ungkap Hujaifah.

“Setelah melakukan aksinya pelaku kemudian pulang kerumahnya dengan menggunakan sepeda motor,” sambung Hujaifah.

Selang beberapa menit kemudian, lanjut Hujaifah, sejumlah aparan keamanan dari sektor Pekat mendatangi TKP serta mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti guna diproses lebih lanjut di SPKT Mapolsek Pekat.

“Sekitar pukul 19.45 Wita, Kapospol Doropeti, Bhabinkamtibmas Desa Doropeti dan Bhabinkamtibmas Desa Nangakara mendatangi TKP dan mengamankan pelaku kemudian di bawa ke Mapolsek Pekat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Hujaifah. [B-10]