Oknum Warga Buang Bangkai Hewan Depan Sekolah, Kepala SMPN 7 IT Geram -->

Iklan Semua Halaman

.

Oknum Warga Buang Bangkai Hewan Depan Sekolah, Kepala SMPN 7 IT Geram

Thursday, February 13, 2020
Kotoran hewan yang dibuang oknum tak bertanggungjawab di atas deker jempatan depan SMPN 7 IT Dompu. Foto ist
Dompu, Berita11.com - Oknum warga yang membuang bangkai hewan di depan SMPN 7 IT Dompu yang menyebabkan bau menyengat sehingga mengganggu aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah setempat.

Tak hanya mengganggu aktivitas KBM saja, bangkai hewan yang dibuang oknum tak bertanggungjawab itu membuat para siswa dan dewan guru merasa mual-mual dan jijik melihat dan merasakan bauhnya kotoran itu. Apalagi kotoran itu dibuang di atas deker jembatan depan sekolah itu yang meruapakan tempat penyeberangan para siswa dan para guru ketika hendak mengikuti proses KBM itu berlangsung.

Kepala SMPN 7 IT Dompu Hasan S.Pd merasa geram dengan tindakan oknum yang tak bertanggungjawab itu, Hasan mengaku, pihaknya telah beberapa kali meminta terhadap warga sekitar untuk tidak melakukan hal itu melalui pengumuman. Alhasil kejadian itu malah berulang kali.

"Kita sudah sering kali menegur dan bahkan kita sudah umumkan lewat Musholah dan mereka (oknum, red) masih saja membuangnya," kata Kepala SMPN 7 IT Dompu dengan nada heran, Kamis (13/2/2010) pagi.

Hasan menerangkan, tindakan oknum yang tak bertanggungjawab itu merupakan kesekian kalinya dan itu terjadi hampir setiap hari dan hal itu juga sering dijumpai oleh para siswa maupun para guru. Bahkan kotoran itu nempel di tembok deker sekolah.

Oknum warga tak bertanggungjawab itu ketika hendak membuang kotoran, kata Hasan, biasanya diperkirakan pada saat waktu sepi atau sebelum azan Subuh. Hal itu dibuktikan oleh penjaga sekolah setempat.

"Biasanya mereka membuang kotoran ini sebelum subuh, karena memang penjaga sekolah saya yang datang setiap jam 5 subuh kotoran ini sudah ada" ungkap Hasan.

Pada saat temukan kotoran hewan kemarin pada Kamis (6/2) pekan lalu, Hasan langsung memosting dalam akun facebook miliknya. Hal itu dilakukan agar pihak-pihak terkait menindaklanjuti keluhan yang dialami sekolah yang ia pimpin. Dan oknum warga yang melakukan itu tidak mengulangi kembali kejadian yang sama. 

"Saya harap dengan melihat postingan saya di fecebook kemarin, pihak Dinas Perternakan maupun Dinas Lingkungan Hidup serta Kelurahan setempat dapat berinisiatif untuk melakukan pencegahan terhadap tindakan oknum yang tak bertanggungjawab itu," tandasnya.

"Saya tidak melarang mereka buang sampah tapi kalau mau buang jangan sampai kena deker, itu saja," sambung Hasan dengan nada yang penuh berharap. [RIS]