Pamit Pulang ke Rumah Usai Minum Kopi, Malam Hari Warga Tambora Ditemukan Terbujur Kaku

Iklan Semua Halaman

.

Pamit Pulang ke Rumah Usai Minum Kopi, Malam Hari Warga Tambora Ditemukan Terbujur Kaku

Minggu, 02 Februari 2020
Proses Evakuasi Jenazah Korban Usai Ditemukan Terbujur Kaku di Rumahnya, Sabtu (1/2/2020) Malam.


Bima, Berita11.com— Kegelisahan Sukma di ujung telepon yang tinggal di Kota Bima terhadap kondisi ayahnya, A. Salam Jakaria (60 tahun) terjawab. Warga RT 09/05 Dusun Oi Marai Desa Kawinda Toi Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima tersebut ditemukan terbujur kaku, tak bernyawa sekira pukul 19.20 Wita, Sabtu (1/2/2020).

Peristiwa itu terjadi setelah korban sempat menikmati kopi bersama Sulaiman alias Leman, sekira pukul 07.00 Wita. Setelah selesai meneguk kopi, korban pamit pulang ke rumahnya. Tak lama, sekira 09.00 Wita, anak korban yang tinggal di Kota Bima menelpon korban, namun hingga pukul 19.00 Wita, tak kunjung diangkat oleh korban.

Sukma yang semakin cemas, kemudian menelpon Misna, tetangga ayahnya dan meminta bantuan agar menengok orang tuannya di rumah. Karena dari pagi hingga lepas petang, sambungan telepon tak kunjung dijawab oleh korban.

Informasi dari lapangan yang diperoleh Berita11.com, Misna kemudian meminta bantuan Sulaiman alias Leman yang baru pulang dari ladang untuk melihat korban di rumahnya. Setelah diketuk beberapa kali, korban tak kunjung menjawa dan pintu dalam keadaan terkunci dari dalam.

Betapa terkejutnya Sulaiman alias Leman yang berupaya mengintip korban melalui celah jendela, melihat korban tidak bergerak dan dalam keadaan telungkup. Setelah itu, Sulaiman memanggil sejumlah warga lain membantu mendobrak pintu rumah korban. Setelah berhasil membuka pintu, warga terperangah melihat kondisi korban sudah terbujur kaku tak bernyawa.

Sejumlah aparat Kepolisian Sektor Tambora kemudian ke lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan aparat kepolisian, tidak ditemukan kekerasaan atau hal janggal penyebab kematian korban. Kerabat korban menolak outopsi dan menyatakan ikhlas atas peristiwa meninggalnya korban. [MR]