Sama-sama dari Sumba NTT, Ternyata ini Pasangan yang Tega Membuang Bayinya -->

Iklan Semua Halaman

.

Sama-sama dari Sumba NTT, Ternyata ini Pasangan yang Tega Membuang Bayinya

Wednesday, February 26, 2020
Terduga Pelaku Pembuang Bayi Malang yang Ditemukan Warga di Saluran Irigasi Belakang Kompleks Toko di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Rabu (26/2/2020).

Bima, Berita11.com— Tak memerlukan waktu lama bagi aparat untuk mengungkap pelaku pembuang bayi malang yang ditemukan di saluran irigasi belakang kompleks toko di Desa Rasabou Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Anggota Unit Intel Kodim Bima, Intelmob Kompi 3 Batalyon C Pelopor dan Unit Intelkam Polsek Sape berhasil menangkap terduga pelaku pembuang bayi dan pacarnya, Rabu (26/2/2020) sekira pukul 11.30 Wita.

Ibu bayi malang yang diamankan berinisial MDC (24 tahun) dan pacarnya berinisial AW (28 tahun). AW berasal dari Waita Bula Sumba Barat NTT dan bekerja sebagai karyawan toko Rudi Salon Sape, sedangkan pacarnya AW, berasal dari Ana Kala Sumba Tengah, NTT. Pria tersebut bekerja di toko yang sama di Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Informasi penangkapan dibenarkan Kapolres Bima Kota melalui Kasubag Humas Polres Bima Kota, AKP Hasnun.

Berdasarkan infomasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar kompleks pertokoan di Desa Rasabou Kecamatan Sape, Tim Intelmob Kompi 3 Batalyon C Pelopor, Unit Intelkam Polsek Sape dan Unit Intel Kodim Bima, bahwa terduga pelaku berada di Toko Rudi Salon dan bekerja sebagai karyawan.

Pasangan di Luar Nikah yang Diduga Membuang Bayi di Saluran Irigasi Diamankan Aparat Gabungan. Keduanya Sedang Menjalani Proses Pemeriksaan oleh Aparat Kepolisian, Rabu (26/2/2020) Siang.

Ketiga anggota Unit Intel tersebut kemudian bersama-sama mendatangi Toko Rudi Salon dan mengumpulkan semua karyawan, mengecek dan mengintrogasi singkat, hingga mendapatkan hasil terduga pelaku yang merupakan salah satu karyawan Toko Rudi Salon.

Sekira Pukul 12.05 Wita, Komandan Kompi 3 Batalyon C Pelopor, IPTU Iwan Sugianto beserta anggota membawa pelaku dan mengarahkan pelaku untuk diperiksa secara medis di Puskesmas Sape.

Terduga pelaku diperiksa di ruang bersalin. Anggota Intelkam dan Intelmob Kompi 3 Batalyon C Pelopor membawa terduga ke Mako Polsek Sape untuk proses penyelidikan. Setelah penanganan medis, pelaku akan dibawa ke Polres Bima Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. [B-12]