Sikapi Kasus Orgen Berdarah, Polres Bima Imbau Masyarakat Serahkan kepada Aparat

Iklan Semua Halaman

.

Sikapi Kasus Orgen Berdarah, Polres Bima Imbau Masyarakat Serahkan kepada Aparat

Jumat, 07 Februari 2020
Kepala Sub-Bagian Humas Polres Bima, AKP Hanafi. Foto Lintas Rakyat.

Bima, Berita11.com— Kapolres Bima, AKBP  Gunawan Tri Hatmoyo  S.I.K melalui Kasubbag Humas Polres Bima AKP Hanafi mengimbau masyarakat menyerahkan penanganan kasus penusukan yang menimpa Firman, warga Desa Simpasai Kecamatan Monta, Kabupten Bima saat acara orgen tunggal kepada aparat kepolisian.

Diimbau kepada keluarga korban agar tidak melakukan tindakan melawan hukum (main hakim sendiri) serta tidak melakukan aksi pemblokiran jalan. Percaya sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus menimpa korban,” imbau Kapolres Bima, Jumat (7/2/2020).

AKP Hanafi menjelaskan, insiden berdarah tersebut berawal cekcok atau salah paham antara Hirwan, sepupu korban dengan penonton orgen tunggal asal Desa Tangga Kecamatan Monta yang sama-sama merequest lagu kepada biduan pada waktu yang bersamaan. hal itu menimbulkan cekcok antara sepupu korban dengan penonton asal desa lain.

Melihat peristiwa itu, korban ke depan sekitar panggung biduan, berupaya menahan dan menyarankan sepupunya agar tidak meminta lagu kepada biduan. Saat bersamaan, tiba-tiba datang pelaku dari arah depan membawa sebilah samurai dan langsug menyerang korban berulang-ulang.

Akibat dari peristiwa tersebut, korban mengalami luka tusuk pada paha kanan bagian atas, luka robek pada ibu jari tangan kiri dan luka gores pada tangan kanan bagian bawah. Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Monta untuk perawatan medis.

Korban yang tidak terima atas peristiwa yang menimpanya telah melaporkan penganiyaaan itu kepada Polsek Monta untuk proses hukum lebih lanjut.

AKP Hanafi menambahka, pihak kepolisian tetap mencari keberadaan pria berisial AN alias racun, terduga yang menyerang korban dengan samurai. [RD/CR-AD]