Stok Logistik di Gudang BPBD Kabupaten Bima Nihil, Penyaluran Bantuan Terhambat

Iklan Semua Halaman

.

Stok Logistik di Gudang BPBD Kabupaten Bima Nihil, Penyaluran Bantuan Terhambat

Selasa, 11 Februari 2020
Sekretaris BPBD Kabupaten Bima, Indra Nurjaya SH. Dokumen Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Untuk bencana alam di Kabupaten Bima seperti luapan banjir Tambora dan beberapa wilayah lain tampaknya akan luput dari uluran tangan Pemerintah Kabupaten Bima. karena stok logistik bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam kondisi kosong.

Hal itu diakui Sekretaris BPBD Kabupaten Bima, Indra Nurjaya SH. “Saat ini stok di gudang logistik kita kosong,” katanya di BPBD Kabupaten Bima, Senin (10/2/2020).

Ia mengakui alokasi anggaran untuk logistik bantuan bencana tahun 2020 Rp200 juta, sama seperti tahun sebelumnya. Namun alokasi anggaran itu belum dapat dicairkan. Kendati demikian, BPDB Kabupaten Bima akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bima dan kemungkinan akan meminjam dana lain untuk menyalurkan bantuan.

Baca Juga:

Indra Nurjaya mengatakan, luapan banjir adalah salah satu potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Bima. luapan banjir pada beberapa kecamatan merupakan peristiwa rutin yang terjadi setiap tahun seperti di Kecamatan Tambora.

Sebelumnya, pihaknya telah melaksanakan apel siaga bencana dengan TNI-Polri dan instansi terkait, merespon perintah Presiden Jokowi dan Menteri Dalam Negeri yang menekankan agar seluruh daerah di Indonesia mengantisipasi munculnya bencana hidrometeorologi yang disebabkan hujan.

“Kita secara nasional melaksanakan apel kesiapkesiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, termasuk kita melaksanakan rapat koordinasi setelah apel siaga dengan TNI Polri dan instansi terkait kebecanaan, sehinga kita bentuk pos siaga seperti di depan (kantor). Kendala kita ada beberapa wilayah yang jauh. Bisa kita jangkau tapi telat,” katanya. [RD]