Sikapi Keluhan Warga, Komisi III DPRD Sidak RSUD Dompu -->

Iklan Semua Halaman

.

Sikapi Keluhan Warga, Komisi III DPRD Sidak RSUD Dompu

Thursday, February 20, 2020
Saat Sidak di ruang Bedah. Foto Poris Berita11.com
Dompu, Berita11.com - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu melakukan sidang dadakan (Sidak) pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Dompu, Kamis (20/2/20) siang.

Hal itu dilakukan untuk menyikapi atas keluhan warga atau pasien yang berkaitan tentang kurangnya sarana dan prasarana serta pelayanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu.

Ketua Komisi III Ismul Rahmadi S.Pd kepada Berita11.com mengatakan, di samping silaturahmi dengan pihak RSUD kehadiran itu dalam rangka merespon atas keluhan warga sehingga bahan perbincangan pablik beberapa hari terakhir ini.

"Selain silaturahmi, kami ingin memastikan pelayanan rumah sakit yang merupakan pelayanan pablik, sesuai standar kelas masing masing," kata Ketua Komisi III.

Ismul menerangkan, Sidak itu juga dilakukan agar tidak hanya menerima laporan sepihak terkait keluhan masyarakat tentang beberapa keluhan apakah benar atau tidak. Ismul mengaku, dalam sidak itu memang keluhan itu sebagian benar adanya dan sebagian miss komunikasi.
Saat di lantai dua bangunan baru. Foto Poris Berita11.com
"Kami memastikan saja sesuai dengan keluhan masyarakat tentang pelayanan rumah sakit memang sebagian benar salah satunya di instalasi oksigen," beber Ismul.

Disinggung terkait pelayanan terhadap pasien yang dibentak di instalasi Unit Gawat Darurat (IGD) beberapa waktu lalu, Ismu mengatakan, hal itu disebabkan karena selain banyaknya pasien ada gangguan tekhnis layanan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS).

"Informasi dari teman-teman rumah sakit bahwa pada saat itu petugas sedang sibuk melayani pasien yang banyak dan pada saat itu juga gangguan jaringan BPJS itu yang memperlambat pelayanan, bukan faktor manusianya," katanya.

Dengan adanya beberapa temuan atau catatan dalam Sidak itu, Ismu menambahkan, Komisi III akan melakukan rapat dengan komisi lain yakni komisi I dan II untuk membahas terkait persoalan temuan tersebut.

"Hari ini juga kami akan melakukan rapat dengan teman teman komisi seperti apa sikap kami nanti, kami akan melakukan pemanggilan kembali pihak rumah sakit nanti," pungkas ketua komisi III.
Di ruang Zal Bedah kelas III. Foto Poris Berita11.com
Dalam waktu bersamaan, Kasubag Humas RSUD Ida Fitriani, S.Keb, BD kepada Berita11.com mengatakan, untuk saat ini, management RSUD sedang dibenahi untuk ditingkatkan lagi seperti pelayanan kesehatan.

Menjawab pertanyaan wartawan terkait perawat atau petugas yang membentak pasien atau keluarga pasien, Ida Fitriani menjawab, RSUD telah melakukan pembinaan bukan hanya petugas yang pada saat kejadian itu saja, akan tetapi semua petugas bakal dilakukan pembinaan secara bertahap.

"Kami sudah melakukan pembinaan khusus untuk masalah itu, bukan hanya masalah itu saja, tetapi semua kami melakukan pembinaan, apalagi sekarang kami sedang melakukan evaluasi kembali di tahun tahun kemarin untuk sedikit lebih maju," tuturnya.

Ida Fitriani mengaku, saat munculnya pemberitaan di media online terkait masalah petugas yang membentak pasien dan keluarga pasien itu, petugas yang sieff saat itu langsung dilakukan pemanggilan untuk pembinaan.

"Saat itu juga kami lakukan pembinaan internal di dalam, bahkan kami sudah memberikan peringatan untuk tidak melakukan hal itu lagi," pungkas Ida Fitriani.

Ketua komisi III melakukan sidak didampingi empat orang anggota diantaranya M. Ikhsan dari partai Nasdem, Ismanto (Boy) Gerindra, Rahmat Safiuddin PKB dan Nurrahmi dari partai PDI-P. Sedangkan Direktur RSUD dikabarkan sedang tidak ada di tempat atau berada di luar daerah. [RIS]