Dampak Curah Hujan Tinggi, Pemukiman Warga di Sape-Lambu Tergenang Banjir, Sebagaian Dievakuasi -->

Iklan Semua Halaman

.

Dampak Curah Hujan Tinggi, Pemukiman Warga di Sape-Lambu Tergenang Banjir, Sebagaian Dievakuasi

Tuesday, March 10, 2020
Ilustrasi. Orginal Picture: Rencongpost.com.



Bima, Berita11.com— Pemukiman warga tiga desa di wilayah Timur Kabupaten Bima yakni Desa Bugis Kecamatan Sape, Desa Soro dan Desa Melayu Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima terendam banjir hingga satu meter, Senin (9/3/2020) malam. Di Dusun Bombay Desa Soro dan Dusun Sasa, Desa Melayu Lambu, ketinggian air hingga satu meter sehingga sebagian warga dievakuasi ke tempat aman.

Peristiwa tersebut dikonfirmasi dan dilaporkan Kasubid Penanganan Darurat Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Bambang Hermanwan S.Kom MM.

Luapan air pada sejumlah pemukiman warga karena banjir kiriman dari air Bendungan Diwu Moro di Kecamantan Lambu  sehingga menggenangi pemukiman warga di sekitar bantaran sungai hingga meluap ke jalan raya. Luapan banjir terjadi karena tingginya curah hujan di area hulu dan hilir.

Dilaporkan Bambang, sekira pukul 21.30 Wita, Komandan Kompi 3 Yon C AKP Iwan Sugianto mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi banjir. Setelah itu Danki Brimob tersebut memerintahkan anggota Intelmob untuk mengecek langsung ke lokasi banjir.

Anggota Intelmob tiba di lokasi banjir di Desa Bugis tepatnya di Dusun Kampung Baru dan Dusun Kampung Jala Kecamatan Sape. Debit air sungai semakin tinggi bersamaan dengan air laut pasang, sehingga air dari sungai menggenangi kampung warga, meluap hingga jalan raya di depan Pom Bensin Sape.

Setelah mengetahui peristiwa tersebut, anggota Intelmob langsung melaporkan ke Danki segera membantu masyarakat yang terkena banjir.

Danki 3 Yon C AKP Iwan Sugianto bersama anggota tiba di lokasi membantu mengevakuasi warga, terutama lansia dan anak-anak di Dusun Jala dan Dusun Kampung Baru ke tempat yang aman. Debit air setinggi paha orang dewasa menggenangi rumah-rumah warga.

Setelah itu, sekira  pukul 23.30 Wita, Komandan Kompi bersama anggota dan Intelmob bergerak ke Kecamatan Lambu di Desa Soro Dusun Bombay membantu mengevakuasi lansia dan anak-anak yang terkena banjir di sekitar bantaran sungai. Di dusun ini ketinggian air mencapai 1 meter. Danki Brimob mengarahkan warga agar ke tempat yang lebih aman.

Tak lama, sekira 24.30 Wita,  Danki Brimobb bersama anggota bergerak ke Dusun Sasa Desa Malayu, Kecamatan Lambu membantu mengangkat barang warga ke rumah panggung warga yang berdekatan. Selain itu, mengecek para lansia dan anak-anak agar ke tempat yang lebih aman di sekitar bantaran sungai. Di Dusun Sasa debit  air juga mencapai 1 meter.

Usai proses evakuasi dan memastikan keamanan warga, Danki dan anggota kembali  Mako Kompi, karena debit air mulai surut.  Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Bambang menjelaskan,  upaya yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Kalak dan TRC BPBD Kabupaten Bima tetap memonitor langsung dan siaga bila keadaan darurat.

“Tim TRC siaga dan stand by Mako BPBD, siap turun lapangan, selalu monitor dan pantau melalui HT di 18 kecamatan,” ujarnya.

Selain itu, TRC yang piket ke lokasi melakukan kaji cepat di Kecamatan Lambu Sape, Woha, Palibelo, Belo, Bolo dan Madapangga sebagai prioritas.  

“Mengirim personil TRC untuk mengecek kondisi lapangan. TRC akan tindak lanjut serta mempersiapkan peralatan untuk menunjang kegiatan di lapangan. Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan daerah rawan bencana,” katanya.

Selain itu, BPBD Kabupaten Bima tetap berkoordinasi dengan BNPB melalui BPBD Provinsi NTB dan berkoordinasi dengan BMKG. [B-11]