Doakan Masyarakat Kabupaten Bima Terjaga dari Covid-19, Pimpinan Ponpes Al Maliky Imbau Warga Tenang

Iklan Semua Halaman

.

Doakan Masyarakat Kabupaten Bima Terjaga dari Covid-19, Pimpinan Ponpes Al Maliky Imbau Warga Tenang

Jumat, 13 Maret 2020
Ustadz Irwan M.Pd.I.

Bima, Berita11.com— Pimpinan Pondok Pesantren Al Maliky Ustadz Irwan M.Pd.I mengimbau masyarakat Kabupaten Bima khususnya agar selalu tenang dan menjaga kesehatan untuk menyikapi ancaman virus corona. Menurutnya, masyarakat tidak perlu risau dan panik, namun tetap tenang.

Pihaknya mendoakan masyarakat Kabupaten Bima agar terhindar dari bala bencana dan wabah penyakit.

Masyarakat Bima terutama umat Islam diimbau untuk meningkatkan ibadah dan berdoa. Sebagai muslim, harus tetap yakin. Hal itu sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S. Al Baqarah 286. Allah tidak akan membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

“Tingkatkan ibadah dan banyak berdoa agar hati tenang, mudah-mudahan kita dijauhkan, daerah kita dijauhkan dari wabah-wabah itu,” imbaunya, Jumat (13/3/2020).

“Kita harus selalu berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah agar kita semua dijauhkan dan dilindungi dari segala macam penyakit, wabah dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Sebagai seorang muslim, umat Islam harus selalu yakin dan optimis kepada Allah SWT, dengan meningkatkan ibadah dan ketaqwaan. Selain itu berupaya menjaga kesehatan dan berdoa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan umat Islam dalam menangkal virus corona dengan selalu menjaga kebersihan dengan berwudhu.

Dikatakannya, wabah ini merupakan ujian dari Allah SWT untuk kita semua. Akan tetapi kita waspada dan kita tidak boleh panik. Hal terpenting bagaimana menjaga keberhasilan diri dan lingkungan dengan sering mencuci tangan, berwudhu dan membersihkan diri dari segala noda dan dosa.

“Karena perintah untuk thoharah adalah hal pokok dalam agama kita. Jaga makanan dan minuman yang kita makan, hendaklah halal dan bergizi. Pemerintah pun tentunya tidak akan tinggal diam. Beliau-beliau akan terus melakukan pencegahan penanganan. Yakinlah setiap penyakit ada obatnya, Likulli mariidin Dawaa'un,” ujar Ustadz Irwan. [B-11]